Pantau Flash
Tumbangkan Moekoena, Daud Yordan Juara Dunia Kelas Ringan
Dua Orang Terduga Teroris Ditangkap di Medan
Fakhri Husaini Bantah Pamit dari Timnas U-19
Bom Mobil Terjang Demonstrasi Anti Pemerintah di Irak, 4 Orang Tewas
Menangi Perang Saudara, Ginting ke Final Hong Kong Open 2019

Benarkah Mengonsumsi Kacang Kedelai Bisa Merusak Kesehatan?

Headline
Benarkah Mengonsumsi Kacang Kedelai Bisa Merusak Kesehatan? Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Ada beragam pendapat mengenai dampak konsumsi kedelai bagi tubuh, namun beberapa penelitian menjamin manfaat kacang-kacangan ini bagi kesehatan.

Beberapa produk populer yang terbuat dari kedelai antara lain susu kedelai, tahu, tempe, kecap dan miso. Setengah cangkir tahu mengandung 253 miligram kalsium, 152 miligram fosfor dan 46 miligram magnesium.

Baca juga: Peneliti Kembali Temukan Planet yang Mengandung Intan

Namun, sebuah studi penelitian membuktikan konsumsi kedelai dapat menurunkan produksi hormon tiroid. Satu analisis dari Loma Linda University, yang menganalisis 14 percobaan, mengungkapkan, konsumsi kedelai dalam jumlah sedang tidak membahayakan orang dengan tiroid.

Tetapi bagi orang-orang yang tidak memiliki cukup yodium, kedelai dapat menyebabkan beberapa konsekuensi negatif jika dikonsumsi secara berlebihan.

Isoflavon yang ditemukan dalam tanaman kedelai memiliki fungsi yang mirip dengan estrogen sehingga menakuti orang-orang yang ingin mencegah kanker payudara dan ovarium. Ini karena kedua jenis kanker tersebut disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon.

Karena aktivitas fitoestrogen, pria juga khawatir tentang gangguan hormon yang dapat berakhir pada kanker prostat. Namun, ada penelitian yang mengklaim sebaliknya dan menunjukkan kedelai mengurangi risiko kanker prostat.

Baca juga: Awas, Polusi Udara Dapat Memicu Resiko Diabetes

Sebagai kesimpulan, untuk menghindari efek samping, pilih varietas yang diproses dan non-fermentasi minimal yang belum direkayasa secara genetika untuk dikonsumsi secukupnya, demikian seperti dilansir Medical Daily.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Gilang K. Candra Respaty
Category
Ragam

Berita Terkait: