Pantau Flash
Menteri BUMN Pangkas Deputi Kementerian Jadi 3
Marquez Persembahkan Treble Crown untuk Lorenzo
Sesmenpora: Tidak Mungkin Indonesia Juara Umum Sea Games
Parah! Oknum Satpol PP Bobol Bank DKI Sejak Mei dengan Kerugian Rp32 Miliar
Indonesia Alami 3271 Kali Bencana Alam Selama Tahun 2019

Blockchain Asal Eropa Percayakan Kecerdasan Buatan untuk Analisa Data

Blockchain Asal Eropa Percayakan Kecerdasan Buatan untuk Analisa Data Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Perusahaan Eropa blockchain Grup Bitfury, baru-baru ini dihargai lebih dari $1 miliar, telah meluncurkan divisi kecerdasan buatan (AI), kata pejabat tinggi perusahaan itu kepada Reuters dalam sebuah wawancara.

Divisi AI akan beroperasi bersama layanan blockchain Bitfury yang ada dan tetap menjadi bagian dari perusahaan. Bitfury adalah salah satu dari segelintir perusahaan blockchain di seluruh dunia dengan setidaknya penilaian $1 miliar. 

Daftar itu termasuk Coinbase, pertukaran yang berbasis di A.S., dan Bitmain China, perusahaan penambangan cryptocurrency terbesar di dunia.

Valery Vavilov, chief executive officer dan co-founder Bitfury, mengatakan perlunya menganalisis dan mengekstraksi nilai dari banyak data yang tersedia mendorong perusahaan untuk masuk ke kecerdasan buatan, cabang ilmu komputer yang menekankan penciptaan mesin cerdas yang bertindak dan berperilaku seperti manusia.

"Data menjadi minyak berikutnya," kata Vavilov. 

Baca juga: Data Baru Ungkap Risiko Bitcoin! Bisa Bikin Amsyong

"Kami telah mengumpulkan begitu banyak data, tetapi hanya 2 persen dari semua data ini telah dianalisis; 98 persen duduk diam dan menunggu untuk dianalisis," tambahnya.

Ia percaya cara terbaik dan paling efisien untuk menganalisis data adalah melalui kecerdasan buatan.

"Kita juga perlu mempercayai data itu sehingga dari situlah blockchain masuk," kata Vavilov.

Blockchain, buku besar digital transaksi, semakin terkenal karena perangkat lunak yang menopang mata uang virtual BTC = BTSP. Teknologi ini, yang dikembangkan di sektor publik dan swasta, telah mendapatkan perhatian global karena kemampuannya untuk secara permanen mencatat dan melacak aset atau transaksi di semua industri.

Baca juga: Jauh Sebelum Adanya ATM dan Bitcoin, Ini Fakta Terbentuknya Uang

Intelegensi buatan adalah salah satu sektor teknologi yang menarik dana besar sepanjang tahun ini. Menurut firma riset CB Insights, kuartal kedua 2019 mencatat rekor $7,4 miliar diinvestasikan dalam startup AI, dengan mayoritas pergi ke perusahaan transportasi dan yang berhubungan dengan perawatan kesehatan.

Vavilov mengatakan bahwa kelompok AI Bitfury masih dalam "mode penelitian". Ia akan memiliki kejelasan lebih lanjut tentang berbagai produk AI yang perusahaan ingin tawarkan pada akhir tahun atau awal 2020.

Bitfury juga mengatakan pihaknya menunjuk pakar teknologi Fabrizio Del Maffeo untuk memimpin divisi AI. Del Maffeo adalah wakil presiden dan direktur pelaksana AAEON Technology Europe, AI dan internet dari perusahaan komputer di ASUS Group Taiwan.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: