Pantau Flash
Perkembangan Fintech Buat Bank-bank di China Pangkas Karyawan
Pengamat: Jika Tolak Pimpinan Baru, Pegawai KPK Sama Saja Berpolitik
Amerika Serikat Janji Tak Naikkan Tarif Mobil Jepang
Indonesia Hancurkan Filipina 4-0 di Kualifikasi Piala Asia U-16
Utang Luar Negeri Indonesia di Akhir Juli Naik 10,3 Persen

BPN Prabowo-Sandi Tolak Hasil Pilpres yang Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Headline
BPN Prabowo-Sandi Tolak Hasil Pilpres yang Menangkan Jokowi-Ma'ruf Suasana rekapitulasi KPU Pemilu 2019 (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Pantau.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menolak hasil rekapitulasi nasional Pemilu 2019 yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), pada Selasa dinihari  (21/5/2019).

Diberitakan sebelumnya, KPU telah menetapkan paslon capres cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019. Joko Widodo-Ma'ruf Amin menjadi pemenang pemilu setelah meraih 85.607.362 suara atau 55,50 persen dari suara sah nasional. Sementara pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan 68.650.239 suara atau 44,50 persen.

Baca juga: KPU Tetapkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin Pemenang Pilpres 2019

Namun, hasil itu tak dapat diterima kubu 02 Prabowo-Sandi, yang diwakili saksi Azis Subekti dan Didi Hariyanto.

"Kami BPN 02 tak akan berhenti memperjuangkan atas kecurangan, ketidakadilan, ketidakjujuran, kami menolak hasil rekapitulasi nasional untuk Pilpres ini," kata Saksi BPN 02 Aziz Subekti di Ruang Sidang KPU, Jakarta.

BPN juga menolak menandatangani berita acara hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019. Sementara saksi dari paslon nomor urut 01 menerima hasil rekapitulasi KPU.

Jokowi-Ma'ruf unggul di 21 provinsi menurut hasil resmi KPU. Sedangkan Prabowo-Sandi menang di 13 provinsi di Indonesia. 

Baca juga: Ini Hasil Rekapitulasi Nasional 34 Provinsi dan 130 PPLN Pilpres 2019

Bila dirinci, Jokowi-Ma'ruf meraih kemenangan di Gorontalo, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Sulawesi Barat, NTT, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Lampung, Bali, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Papua Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Maluku, dan Papua. 

Papua adalah provinsi yang paling terakhir dihitung. Di sana, Jokowi-Ma'ruf memeroleh 3.021.713 suara, sementara Prabowo-Sandi memeroleh 311.352 suara.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: