Forgot Password Register

Cegah Peredaran Narkoba dalam Lapas, Polisi Siap Miskinkan Para Bandar

Cegah Peredaran Narkoba dalam Lapas, Polisi Siap Miskinkan Para Bandar Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto mengatakan bahwa dari sejumlah kasus narkoba yang diungkapnya, hampir 98 persen dikendalikan dari dalam lembaga permasyarakatan (lapas).

Dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba, Brigjen Eko di Jakarta, Jumat, 14 September 2018 mengatakan, selain menyasar pada kurir narkoba, pihaknya juga berupaya memburu bandar narkoba dan pengendali serta memiskinkan mereka dengan menyita seluruh aset yang dimiliki.

"Dalam pengungkapan narkoba, jangan hanya ke penyalahguna, pengedar saja, tapi juga mengejar ke bandar dengan menyita seluruh aset dan memiskinkannya," tegasnya.

Baca juga: Gagalkan Pengiriman 150 Kg Ganja Via Kantor Pos, BNN Ringkus 7 Tersangka

Upaya pemiskinan para bandar narkoba ini menurut dia, sesuai arahan dari Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto dan Kabareskrim Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto.

Memiskinkan bandar merupakan upaya agar tidak terjadi lagi transaksi narkoba dari balik lembaga pemasyarakatan. "Ketika bandar sudah dimiskinkan, maka tidak terjadi lagi pemesanan dari dalam LP," tuturnya.

Dalam upaya menindak para bandar narkoba dan pengendali, pihaknya juga bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menyelidiki kemungkinan adanya tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Baca juga: Mahasiswa Nyambi Jadi Pengedar 4,5 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi di Pekanbaru

Selain itu Brigjen Eko juga terus meningkatkan kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI dan Bea Cukai untuk memburu jejak para pelaku peredaran narkoba di Indonesia.

"Bagaimana pun kami tidak bisa bekerja sendiri tapi perlu sinergitas dengan instansi terkait dalam memberantas peredaran narkotika di Indonesia," ujarnya.

Pada pekan kedua Bulan September 2018, penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil mengungkap 896 kasus narkoba di seluruh Indonesia dan menangkap 1.138 tersangka.

Sementara barang bukti yang disita yakni 56,57 kg narkoba jenis sabu, 968 kg ganja, 6.700 butir ekstasi, 23,54 gram tembakau gorila, 11.724 butir psikotropika dan lima butir pil PCC.

Baca juga: Telan Ekstasi yang Disangka Permen, 3 Bocah SD Jalani Pemeriksaan Polisi


Share :
Komentar :

Terkait

Read More