Pantau Flash
Ditugaskan Impor 50.000 Ton Daging Sapi Brazil, 3 BUMN Ini Belum Urus Izin
Thailand Terancam Krisis Ekonomi karena Tuduhan Manipulasi Pemilu
Lahir dengan Koneksi Internet dan Medsos, Gen Z Waspadai Depresi
Fasilitas Kilang Aramco Diserang, Saudi Genjot Pemulihkan Produksi Minyak
Jelang Setahun Gempa Sulteng, 216 Narapidana Belum Kembali

Dinanti Warga Jakarta, Pengoperasian LRT Tunggu Dirjen Perkeretaapian

Dinanti Warga Jakarta, Pengoperasian LRT Tunggu Dirjen Perkeretaapian LRT Jakarta (Foto: Instagram/LRT Jakarta)

Pantau.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan angkutan massal Lintas Rel Terpadu (LRT) mulai beroperasi setelah disetujui oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian atas hasil pemeriksaan standar prosedur pemeriksaan pengoperasian dan perawatan sarana.

"Jadi saat ini sedang menunggu hasil pertemuan antara Dishub dengan Dirjen Perkeretaapian terkait permintaan konfirmasi pihak Dishub, atas hasil pemeriksaan SOP, pengoperasian dan perawatan sarana," kata Anies Auditorium Gedung PKK Melati Jaya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019).

Baca juga: Di Musrenbang, Luhut: Jangan Seperti Freeport, Cangkul-cangkul Ekspor

Setelah itu Dishub rencananya akan mengeluarkan rekomendasi teknis sebagai syarat nanti dari Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk bisa mengeluarkan izin bagi LRT.

Kemudian surat penugasan dari PT Jakarta Propertindo (Jakpro) kepada LRT Jakarta yang khusus terkait sarana saja serta surat yang ditandatangani oleh Jakpro dan LRT Jakarta.

"Sehubungan dengan diberlakukannya imbreng, sarana itu harus dilakukan, jadi untuk nanti izin operasi sarana itu masih dibutuhkan, satu IMB untuk seluruh stasiun yang saat ini sedang diurus," kata Gubernur.

Baca juga: Menko Darmin: Menhub Tugasnya Jangan Ngurus Maskapai Saja

Kemudian izin pembangunan yang harus diajukan Jakpro kepada gubernur, setelah terbitnya izin usaha prasarana dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) itu. Setelah itu selesai maka tinggal Perjanjian Kerjasama (PKS) ditandatangani.

"Jadi sebenarnya lebih kepada aspek-aspek administratif, aspek administratif ini nampaknya kecil, tapi punya konsekuensi kepada ketertiban kita bila ada masalah, bila di kemudian hari ditemukan hal yang tidak benar," kata Anies.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: