Pantau Flash
5 WNI Diculik Kelompok Bertopeng di Perairan Malaysia
Pantai Timur Australia Banjir Disertai Badai Petir
Tinggalkan Man United, Ashley Young Resmi Perkuat Inter Milan
Pemerintah Pastikan Omnibus Law Tidak Akan Berdampak Upah Minimum Berkurang
Indonesia Kirim Lima Wakil ke Semifinal Indonesia Master 2020

Erick Thohir Beberkan Cara Penyelundupan Harley Milik Ari Askhara

Headline
Erick Thohir Beberkan Cara Penyelundupan Harley Milik Ari Askhara Menteri BUMN, Erick Thohir mengecek Harley selundupan milik AA. (Foto: ANT)

Pantau.com - Menteri BUMN, Erick Thohir, mengungkapkan motor Harley Davidson klasik yang diduga diselundupkan lewat pesawat baru Garuda ditengarai milik eks Dirut Garuda Ari Askhara dan memaparkan secara detail kronologisnya.

"Dari laporan yang kita dapat dari komite audit dalam surat ini disebutkan mempunyai kesaksian tambahan pada Kamis siang (5/12/2019), bahwa motor Harley Davidson diduga milik saudara AA (Ari Askhara)," ujar Erick.

Erick menjelaskan bahwa detail informasi menjabarkan bahwa saudara AA memberikan instruksi untuk mencari motor klasik Harley Davidson tipe Shovelhead pada tahun 2018. "Ini motor jenis tahun 1970-an, jadi itu motor klasik," kata Erick Thohir.

Baca juga: Menteri Erick Thohir Copot Dirut Garuda Ari Askhara Soal Onderdil Harley

Lalu pembelian, lanjut Erick, dilakukan pada bulan April 2019 dan proses transfer dari Jakarta dilakukan ke rekening pribadi Finance Manager Garuda di Amsterdam, Belanda. "Saudara IJ membantu proses pengiriman dan lain-lain, tapi akhirnya seperti kita ketahui bersama pada hari ini," ujar Menteri BUMN tersebut.

Sebelumnya Menindaklanjuti temuan suku cadang motor Harley Davidson dalam pesawat Garuda lndonesia tipe Airbus A330-900 seri Neo yang datang dari pabrik Airbus di Prancis, Kementerian Keuangan cq Bea Cukai akan menyampaikan perkembangan penelitian temuan tersebut. Penelitian yang dilakukan Bea Cukai terhadap SAW dan LS masih berlangsung hingga kini.

Hasil pemeriksaan Bea Cukai terhadap pesawat tersebut, pada bagian kabin kokpit dan penumpang pesawat tidak diketemukan pelanggaran kepabeanan dan tidak ditemukan barang kargo lain.

Namun pemeriksaan pada Iambung pesawat (tempat bagasi penumpang) ditemukan beberapa koper bagasi penumpang dan 18 koli yang keseluruhannya memiliki claimtag sebagai bagasi penumpang.

Baca juga: Garuda Bawa Onderdil Harley, Menhub: Itu Perlu Ditindak!

Terhadap bagasi penumpang berupa koper telah dilakukan pemeriksaan dan ditemukan barang-barang keperluan pribadi penumpang, sedangkan pemeriksaan terhadap 18 kali tersebut ditemukan 15 koli berisi suku cadang motor Harley Davidson bekas dengan kondisi terurai, dan 3 koli berisi 2 unit sepeda Brompton kondisi baru beserta aksesoris sepeda.

Berdasarkan hasil penelusuran di pasaran perkiraan nilai motor Harley Davidson tersebut berkisar antara Rp200 juta sampai dengan Rp800 juta per unitnya , sedangkan nilai dari sepeda Brompton berkisar antara Rp50juta hingga Rp60juta per unitnya. Total kerugian negara diperkirakan antara Rp532 juta sampai dengan Rp1,5 miliar.

Berikut ini daftar manifest penumpang yang terbang dari Toulouse ke Cengkareng:

1. I Gusti Ngurah Askhara atau bisa disapa Ari Askhara (Direktur Utama Garuda)
2. I Gusti Ayu Rai Dyana Dewi
3. Iwan Joeniarto (Direktur Teknik dan Layanan Garuda)
4. Etty Rasfigar
5.Ratih Agustanti
6. Mohammad Iqbal (Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha)
7. Retno Bayusari Sukradewi
8. Heri Akhyar (Direktur Capital Human)
9. Widyasih Tumono
10. Diah Seruni Rizqiana Wulansari
11. Lokadita Sedimesa Brahmana
12. Simon Theo Pimpin Nainggolan
13. Satyo Adi Swandhono
14. Nova Wijayanti Ponardi
15. Muhammad Fuad Rasyidi
16. Sugiono
17. Martha Emyua Taurisia
18. Judis Priastono Utama
19. Joe Surya
20. Alberto Blanco Lopez
21. Laurent Jean Yves Godin.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Tatang Adhiwidharta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Category
Ekonomi

Berita Terkait: