Forgot Password Register

Facebook Tegas 'Bantai' Akun-akun Terorisme dan Kekerasan

Ilustrasi Facebook (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi) Ilustrasi Facebook (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Facebook Indonesia menegaskan siap menindaklanjuti aduan konten yang berkaitan dengan terorisme dan komentar negatif dari masyarakat maupun laporan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

"Facebook platform yang tidak ada ruang untuk kekerasan, kalau menemukan konten yang melanggar akan kami tindaklanjuti. Kami minta masyarakat rajin melaporkan konten-konten (negatif)," ujar Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia Ruben Hattari di Gedung Kominfo, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Ruben mengatakan pihaknya bekerja sama dengan pemerintah untuk menghapus konten-konten yang mengarah pada terorisme, kekerasan dan ujaran kebencian.

Baca juga: Kemkominfo Bareng Facebook Cs Hapus Ratusan Konten Terorisme dan Radikalisme

Setiap konten yang naik ke Facebook bisa dilaporkan, baik berupa gambar, video maupun komentar. Semua dapat langsung dilaporkan pengguna Facebook melalui fitur laporan.

Selain aduan pada platform, masyarakat juga dapat menggunakan layanan aduan konten yang disediakan oleh Kemkominfo melalui email, Twitter dan Whatsapp.

"Ada dua aduan konten, portal disediakan Kemkominfo yang setiap hari memiliki akses ke kami di mana mereka melaporkan konten, kemudian kami mengambil tindakan-tindakan berdasarkan itu. Ada dua jalur itu," ucap Ruben.

Baca juga: Temukan Konten Terorisme di Media Sosial? Segera Adukan ke Sini

Untuk jangka waktu penutupan konten atau akun, ia tidak dapat memastikan karena aduan yang masuk setiap hari sangat banyak.

Di kesempatan yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan platform Facebook memiliki respon yang cepat dalam penanganan konten berbau terorisme karena merupakan musuh bersama.

"Kalau pornografi agak lama karena kalau kita bilang pornografi, tapi Facebook di AS bilang tidak, masuk ke seni. Kalau kasus radikalisme cepat mereka," tutur Rudiantara.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More