Pantau Flash
Penyuap Romahurmuziy Dituntut 3 Tahun Penjara dan Ditolak Jadi JC
Beberkan Cairan Kimia, TPF Sebut Pelaku Tak Ada Niat Bunuh Novel Baswedan
Bentrok Warga Terjadi di Mesuji, Tiga Orang Dikabarkan Tewas
Melaju ke Babak Kedua, Della/Rizki Dibayangi Rekor Buruk
Keponakan Prabowo Cabut Gugatan, Mulan Jameela Lanjut Gugat Gerindra

Fadli Sumbang Emas Pertama bagi Indonesia di ATC 2019

Fadli Sumbang Emas Pertama bagi Indonesia di ATC 2019 Muhammad Fadli Immammuddin. (Foto: Pantau.com/Reza Saputra)

Pantau.com - Muhammad Fadli Imammudin, kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Fadli berhasil meraih medali emas pertama bagi kontingen Merah Putih pada ajang Asian Track Championship (ATC) Jakarta 2019, di Velodrome, Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Fadli sukses merebut medali emas untuk kategori Para Cycling di nomor individual persuit 3000 meter putra. Mantan pebalap motor tersebut berhasil mencatatkan waktu terbaik dengan 4 menit 59,601 detik.

Dia mampu mengalahkan pebalap Iran, Mahdi Mohammad dalam pertarungan peringat satu dan dua dengan catatan waktu 5 menit 08,594 detik. Sedangkan medali perunggu menjadi miliki Sufyan Saori (Indonesia) setelah mengalahkan wakil Malaysia, Zuhairie Ahmad Tarmizi dengan catatan waktu 5 menit 13,951 detik

Fadli mengaku bersyukur bisa kembali mempersembahkan medali emas bagi Indonesia. Terlebih, dia merasakan peningkatan performa yang cukup signifikan pada ajang ATC 2019 kali ini. 

Dia mengatakan, training center (TC) yang dilakukan dalam dua bulan terakhir mampu membuatnya meningkatkan waktu sebanyak 5 detik dibandingkan dengan Asian Para Games 2018 silam. Pria 34 tahun ini pun sukses mematahkan rekor pribadinya untuk level Asia.

Baca Juga: Tampil di Asian Track Championship 2019, Ini Target Muhammad Fadli

Selain itu, Fadli merasa ada dua faktor pendukung lain yang mampu membuatnya kembali menorehkan prestasi di level internasional. Dimana, kini dia mendapatkan bimbingan dari dua pelatih, serta sepeda baru yang membuatnya lebih cepat.

"Saya memiliki senjata baru yaitu R96 yang kastanya di atas sepeda saya sebelumnya. Dalam waktu dua bulan, saya rasa saya cukup senang dengan hasil yang diraih," kata Fadli kepada wartawan.

Meski begitu, Fadli mengaku tidak ingin cepat puas dengan apa yang diraih. Dia merasa masih banyak yang harus dikembangkan untuk mencapai target tertinggi yaitu berlaga di Paralimpiade 2020 Tokyo.

Setelah ini, Fadli masih memiliki jadwal bertanding di nomor tim sprint 750 meter yang berlangsung, Sabtu 12 Januari 2019. Dia merasa, tidak mudah untuk bisa meraih kemenangan mengingat akan bermain secara tim. "Pertama selain kecepatan, koordinasinya juga harus bagus. Pergantian antar pebalapnnya juga harus bagus," sambung Fadli.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Reporter
Reza Saputra
Category
Olahraga

Berita Terkait: