Forgot Password Register

Gunung Anak Krakatau Meletus, Masyarakat Diminta Menjauh

Gunung Anak Krakatau Meletus, Masyarakat Diminta Menjauh Gunung Anak Krakatau (Foto: Antara/Kristian Ali)

Pantau.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten meminta masyarakat yang berada di sekitar wilayah Gunung Anak Krakatu (GAK) untuk waspada terkait letusan gunung tersebut. 

"Masyarakat waspada terutama wilayah Panimbang, Labuan, Sumur. Dan nelayan tidak mendekati Gunung Anak Krakatau," kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Banten, Sumawijaya di Serang, Kamis (12/7/2018).

Baca juga: Gunung Agung Belum Stabil, Warga Diimbau Waspadai Banjir Lahar Hujan

"BPBD Pandeglang dan BPBD Kabupaten Serang pasti melakukan sosialisasi. Kami juga sudah menyampaikan imbauan dari BNPB," tambahnya.

Sementara itu Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran persnya menyampaikan, Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda Provinsi Lampung untuk sekian kali meletus.

PVMBG melaporkan Gunung Anak Krakatau meletus sebanyak 56 kali dengan tinggi kolom abu bervarasi 200 meter hingga 1.000 meter di atas puncak kawah pada Rabu, 11 Juli 2018.

Baca juga: Antisipasi Kondisi Gunung Agung, Tim SAR Siaga Evakuasi Warga

"Selama 24 jam dari pukul 00.00-24.00 WIB pada 11/7/2018, Gunung Anak Krakatau meletus 56 kali kejadian dengan amplitudo 25-53 mm, dan durasi letusan 20-100 detik," tulis Sutopo.

Letusan disertai lontaran abu vulkanik, pasir dan suara dentuman. Secara visual pada malam hari teramati sinar api dan guguran lava pijar. Hembusan 141 kejadian dengan durasi 20-172 detik.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More