Forgot Password Register

Hati-hati Bro, Jangan Ngasal Gulung Lengan Kemeja

Hati-hati Bro, Jangan Ngasal Gulung Lengan Kemeja Ilustrasi kemeja. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Bagi kebanyakan pria, menggulung lengan kemeja panjang memang terkadang meningkatkan kepercayaan diri. Sisi maskulin pun diyakini akan naik secara otomatis.

Tapi taukah kamu, ternyata menggulung kemeja juga ada aturannya lho. Apabila salah, malah menimbulkan kesan yang cukup aneh. Menurut Consultant Fashion Stylish Adi Surantha menggulung kemeja tidak boleh melebihi siku.

"Aturan dari yang aku baca dan lihat pengalaman disekeliling, dari buku boleh (menggulung  kemeja) ada sebatas siku, kalau diatas itu (siku) tampilannya itu cenderung buat sex a feel-nya tinggi," ujar Adi di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Baca juga: Keren, Karya Dian Pelangi dan Itang Yunasz Bakal Ditampilkan di New York Fashion Week

Sedangkan jika dalam ruang lingkup kerjaan itu tidaklah etis dilakukan, karena kantor biasanya formal. Selain itu, jika tidak ada sedikitpun berurusan dengan seks atau kebutuhan biologis. Jadi disarankan tidak menggulungnya melebihi siku.

"Kecuali bisnisnya begitu ya (ada hubunganya dengan seks)," celetuk Adi.

Adi juga mengingatkan bagi yang mengenakan kemeja dengan kavling atau kemeja dengan aksen kancing di kerah kanan dan kiri, serta kancing yang mencolok.

Baca juga: Usung Konsep Kemegahan Kerajaan Sriwijaya, Desainer Indonesia Memukau di 'Londn Fashion Week'

"Kalau kemeja beraplikasi dengan kavling itu tidak bisa dilipat, kalau dilipat juga sistemnya dilipat rapih atau lipat diserut," paparnya.

Catatan penting lainnya bagi pria yang mengenakan kemeja lengan panjang atau jas, jangan berusaha menampilkan seluruh aksesoris jam tangan terlihat, biarkan si jam tangan terlihat hanya setengahnya.

"Catatan saya orang-orang pakai kemeja formal nggak perlu menarik banget lengan kemeja sehingga jam harus kelihatan, jadi jam cuma ngintip aja," tutupnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More