
Pantau - Hadinata Batik memperkenalkan koleksi spesial bertajuk "Lunar Porcelain Collection" dalam rangka menyambut Imlek, terinspirasi dari keindahan porselen klasik Tiongkok dan nilai pembaruan yang identik dengan perayaan tahun baru.
Refleksi Filosofis dalam Motif dan Desain Batik
Direktur Hadinata Batik, Albert Pratama, menjelaskan bahwa koleksi ini merupakan bentuk harapan dan semangat pembaruan.
"Lunar Porcelain Collection kami hadirkan sebagai refleksi tentang harapan dan pembaruan," ujarnya.
Koleksi ini resmi diluncurkan dalam sebuah acara eksklusif di Pendopo, menghadirkan dialog kreatif antara batik, seni, dan gaya hidup kontemporer.
Kegiatan dalam rangkaian roadshow koleksi ini mencakup mini talk show, sesi styling, dan workshop, yang menghubungkan pecinta batik, pelaku industri kreatif, serta masyarakat luas.
Melalui motif dan pendekatan desain, Hadinata ingin menampilkan proses kreatif batik mulai dari filosofi hingga menjadi produk siap pakai.
Motif utama dalam koleksi ini terdiri dari:
Motif Bhawana: menampilkan burung Hong, lengkung megamendung biru-putih, dan warna hangat khas porselen klasik, melambangkan ketenangan dan keberlanjutan hidup.
Motif Gracika: hadir dengan visual lebih ringan dan dinamis, mewakili harmoni dan keanggunan dalam keseharian.
"Melalui motif Bhawana yang terinspirasi dari mitologi Tiongkok Burung Hong, kami ingin menghadirkan batik yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga membawa cerita dan makna yang relevan dengan semangat Imlek," tambah Albert.
Kolaborasi dengan Brand Tas Lokal dan Produk Eksklusif
Produk dalam koleksi ini meliputi kemeja, blouse, pakaian anak, dress, dan kain batik, semuanya dirancang dengan material berkualitas, detail yang presisi, dan cutting regular-fit khas Hadinata Batik.
Sebagai edisi terbatas, Hadinata merilis Limited Edition Bhawana White Dress yang hanya tersedia di Pendopo Living World Alam Sutera.
Koleksi ini juga menampilkan kolaborasi eksklusif dengan brand tas lokal Long Story Short, yang menerjemahkan motif Bhawana ke dalam dua tas ikonis — Margie dan Milla — melalui teknik lukisan tangan (hand-painted).
Deputy Director Hadinata Batik, Yenni Nurisa, menyatakan bahwa proses kreatif adalah fondasi utama koleksi ini.
"Batik mengajarkan kami tentang kesabaran, ketelitian, dan menghargai setiap tahap proses. Motif Bhawana dari Lunar Porcelain Collection lahir dari filosofi ini karena setiap elemen punya makna, setiap goresan dikerjakan dengan penuh perhatian," jelas Yenni.
Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi ini memiliki semangat yang sama: mengutamakan proses dan detail.
Melalui Lunar Porcelain Collection, Hadinata Batik menegaskan komitmennya pada warisan budaya, value craftsmanship, dan inovasi desain yang tetap relevan untuk perayaan hari ini dan dikenang di masa depan.
- Penulis :
- Gerry Eka







