Pantau Flash
5 WNI Diculik Kelompok Bertopeng di Perairan Malaysia
Pantai Timur Australia Banjir Disertai Badai Petir
Tinggalkan Man United, Ashley Young Resmi Perkuat Inter Milan
Pemerintah Pastikan Omnibus Law Tidak Akan Berdampak Upah Minimum Berkurang
Indonesia Kirim Lima Wakil ke Semifinal Indonesia Master 2020

Kekhawatiran Perang Dagang, IHSG Ditutup Melemah

Kekhawatiran Perang Dagang, IHSG Ditutup Melemah Bursa Efek Indonesia. (Foto: Antara)

Pantau.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore, ditutup melemah lantaran dipicu kekhawatiran terhadap perkembangan perang dagang AS-China.

IHSG ditutup melemah 10,29 poin atau 0,17 persen ke posisi 6.183,51. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,13 poin atau 0,11 persen menjadi 992,11.

"Ada kekhawatiran dari pelaku pasar global terkait kebijakan Presiden AS Donald Trump dalam penerapan kenaikan tarif impor terhadap produk-produk Tiongkok per 15 Desember," ujar analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Baca juga: Tak Mampu Bertahan di Zona Hijau, IHSG Melemah

Dibuka melemah, IHSG sempat menguat namun hanya bertahan satu jam lalu melemah dan terus berada di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Penutupan IHSG diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih sebesar Rp305,57 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 473.465 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 10,04 miliar lembar saham senilai Rp6,7 triliun. 

Baca juga: Investor Asing Borong Saham, IHSG Menguat

Sebanyak 168 saham naik, 226 saham menurun, dan 149 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 20,5 poin atau 0,09 persen ke 23.410,2, indeks Hang Seng melemah 58,1 poin atau 0,22 persen ke 26.436,6, dan indeks Straits Times melemah 16,93 poin atau 0,53 persen ke posisi 3.162,89.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Category
Ekonomi

Berita Terkait: