Pantau Flash
Tekuk Chen Long, Anthony Ginting Tembus Final BWF World Tour Finals 2019
Industri Fintech Lending Diharapkan Makin Sehat Tahun Depan
Menteri Pendidikan Malaysia Apresiasi Langkah Nadiem yang Hapus UN
191.807 Personel TNI-Polri Dikerahkan dalam Operasi Lilin 2019
LIPI: Sampah Menumpuk Akibat Perilaku Masyarakat

Kenang BJ Habibie, Sri Mulyani: Beliau Jadi Presiden Waktu Ekonomi Sulit

Headline
Kenang BJ Habibie, Sri Mulyani: Beliau Jadi Presiden Waktu Ekonomi Sulit Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Antara/Desca Lidya Natalia)

Pantau.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie merupakan seorang sosok penyelamat bangsa, saat terjadinya masa-masa sulit pada 1998 lalu dengan memberikan fondasi yang sangat kuat menuju era reformasi.

"Saya tidak bisa membayangkan bahwa reformasi akan berjalan begitu smooth (lancar), kalau presidennya bukan Pak Habibie waktu itu," kata Sri Mulyani dalam Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah 2019, di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Menurutnya, BJ Habibie mampu datang dan meredakan kemarahan masyarakat Indonesia terkait sistem pemerintahan yang sebelumnya dengan memberikan berbagai gebrakan dan perbaikan di banyak sektor.

Baca juga: Kebijakan Ekonomi Era BJ Habibie: Rupiah Rp6.500 per Dolar AS

"Pak Habibie kemudian membuka seperti air bah, waduknya dibuka supaya kekuatan air bah itu tidak menerjang waduk dan merusak semuanya," ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani menuturkan dengan adanya inovasi dan langkah besar yang diambil oleh BJ Habibie, maka lahir lah berbagai macam kebebasan yang sebelumnya tidak bisa dirasakan oleh masyarakat mulai dari kebebasan pers, partai politik, HAM, dan lainnya.

"Air bah tadi tidak menjadi kekuatan yang merusak semua, seperti orang-orang anti pemerintah berpikir akan bisa menjadi presiden, bisa bikin parpol, semua yang kritik pemerintah tadinya enggak ada saluran lalu buat koran, tv, radio yang kemudian reformasi itu berjalan relatif smooth," katanya.

Selain itu, Sri Mulyani mengatakan BJ Habibie juga sangat berperan dalam bidang ekonomi yang pada masa transisi pemerintahan saat itu keuangan Indonesia sedang sulit. Habibie mampu membuat perekonomian negara menjadi relatif stabil dalam waktu yang singkat saat pemerintahannya yaitu hanya satu tahun.

Baca juga: Cerita Pengusaha Indonesia Kena Tipu Mitra Bisnis Rp4 Miliar di Malaysia

"Beliau menjadi presiden di waktu ekonomi sulit dengan pendekatan dan tim yang digunakan sangat profesional, karena pengalaman yang cukup dan waktu yang relatif singkat kondisi yang sangat buruk itu bisa dibalik," ujar Sri Mulyani.

Ia menambahkan bahwa peran BJ Habibie tidak hanya sebagai negarawan melainkan sekaligus menjadi bapak yang menyiapkan Indonesia menjadi negara demokratis.

"Sebelumnya tentu Pak Soekarno meletakkan dasar Indonesia merdeka, Pak Harto mengisi pembangunan, dan Pak Habibie menjadi bapak yang menyiapkan Indonesia menjadi negara demokratis yang seperti kita alami saat ini," katanya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: