Forgot Password Register

Headlines

Ketua Fraksi Golkar Diperiksa Terkait Suap PLTU Riau-1, Apa Kata Idrus Marham?

Idrus Marham (Foto: Pantau.com/ Lilis Varwati) Idrus Marham (Foto: Pantau.com/ Lilis Varwati)

Pantau.com - KPK pada hari Rabu, 19 September 2018 memeriksa Mantan Menteri Sosal Idrus Marham sebagai tersangka. Usai diperiksa, Idrus sempat dikonfirmasi awak media terkait keterlibatan Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR RI Melchias Marcus Mekeng dalam proyek PLTU Riau-1.

Pasalnya KPK di hari yang sama memanggil Mekeng sebagai saksi kasus suap proyek PLTU Riau-1 tersebut. Terkait hal ini Idrus enggan menjawab dan menyerahkan pada penyidik.

"Saya tidak dalam posisi untuk menyatakan apa orang terlibat atau tidak, biarlah para penyidik yang menentukan itu. Saya tidak dalam posisi itu, sama juga kalau saya ditanya, ada baiknya kalau teman-teman wartawan tanya Pak Kotjo, tanya Ibu Eni apakah ada uang dikasih saya atau tidak," jelas Idrus.

Baca juga: KPK Periksa Ketua Fraksi Partai Golkar Terkait Suap PLTU Riau-1

Sementara itu, KPK telah memperpanjang penahanan terhadap Idrus untuk mendalami penyelidikan kasus suap proyek PLTU Riau-1.

"IM perpanjangan penahanan selama 30 hari, mulai 20 September sampai 29 Oktober 2018," kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah di Jakarta, Rabu, 19 September 2018.

Selain Idrus, KPK juga telah menetapkan dua tersangka lainnya, yakni mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih (EMS) dan Johannes Budisutrisno Kotjo (JBK) yang merupakan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited.

Idrus diduga menerima janji untuk mendapat bagian yang sama besar dari Eni sebesar 1,5 juta dolar AS yang dijanjikan Johannes bila PPA (purchase power agreement) proyek PLTU Riau-1 berhasil dilaksanakan Johannes dan kawan-kawan.

Idrus diduga bersama-sama dengan Eni yang diduga telah menerima hadiah atau janji dari Johanes, pemegang saham Blakgold Natural Resources Limited terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau I.

Baca juga: Idrus Marham Imbau Kader Golkar Tak Bawa Nama Partai ke Pusaran Kasus PLTU Riau-1

Idrus diduga mengetahui dan memiliki andil terkait penerimaan uang dari Eni dari Johanes, yaitu pada November-Desember 2017 Eni menerima Rp4 miliar. Sedangkan pada Maret dan Juni 2018 Eni menerima Rp2,25 miliar.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More