Forgot Password Register

Pengusaha: Dolar Naik, Ekpor Batubara Lebih Menjanjikan

Pengusaha: Dolar Naik, Ekpor Batubara Lebih Menjanjikan Pelabuhan Tanjung Priok (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) menilai kenaikan dolar Amerika Serikat saat ini bernilai positif bagi pengusaha tambang. 

Pasar ekspor batu bara dinilai lebih menjanjikan di jual di luar. Namun karena ada kebijakan baru, maka ekspor keluar pun dibatasi. 

Ditambah lagi, pada Juni lalu, pemerintah meminta bahwa evaluasi realisasi Domestic Market Obligation (DMO) dilaporkan perkuartal bagi yang tidak sesuai dengan ketentuan diberikan sanksi.

"Nampaknya pemerintah ingin memastikan DMO ini dipenuhi supaya pasokan kelistrikan tidak terganggu," jelas Direktur Eksekutif APBI, Hendra Sinadia, Jumat (20/7/2018).

Baca juga: Kenapa Hanya 51 Persen Akuisisi Saham Freeport? Begini Kata JK

Sanksi yang diberikan yakni membatasi produksi sebesar empat kali lipat dari jumlah DMO yang dilaksanakan perusahaan. 

"Kalau perusahaan tersebut tidak dapat pasar dalam negeri atau harga kuotanya ketinggian sehingga dia rugi besar, dia bisa 0 kuotanya. Ini yang dikhawatirkan, sanksi yang diterapkan ini bisa menghambat," imbuhnya.

Untuk memenuhi kebijakan tersebut pemerintah menerapkan kuota bagi perusahaan yang belum memenuhi jumlah tersebut dengan skema transfer kuota.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More