Forgot Password Register

Headlines

Tiba di KPK, Bupati Purbalingga Acungkan Salam Metal

Bupati Purbalingga Tasdi (Foto: Antara / Reno Nasir) Bupati Purbalingga Tasdi (Foto: Antara / Reno Nasir)

Pantau.com - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi membawa Bupati Purbalingga Tasdi ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan sebagai terperiksa setelah diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Purbalingga, Jawa Tengah, Senin, 4 Juni 2018.

Bupati Purbalingga Tasdi beserta tiga orang lainnya yang diamankan Tim KPK dalam OTT, yakni HdI (Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan), TGP (ajudan), dan ANB (swasta) tiba di Stasiun Purwokerto pada Senin malam, pukul 23.00 WIB setelah sempat singgah di Markas Kepolisian Resor Banyumas.

Proses dibawanya Bupati Tasdi ke Jakarta mendapatkan pengawalan ketat oleh sejumlah polisi bersenjata laras panjang.

Saat awak media mengarahkan kamera ke wajah Tasdi, Bupati Purbalingga itu sesekali tersenyum, bahkan politisi PDIP itu juga sempat mengacungkan salam metal.

Baca juga: Bupati Purbalingga Terjaring OTT KPK 

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Purbalingga H.R. Bambang Irawan mengatakan bahwa pihaknya prihatin atas kasus yang menimpa Bupati Purbalingga Tasdi yang juga Ketua DPC PDIP Purbalingga.

"Partai prihatin dengan kasus yang menimpa Pak Tasdi. Ini menjadi pelajaran bagi semua agar dalam menjalankan pemerintahan tetap berada pada aturan," katanya.

Terkait dengan kelanjutan pemerintahan di Purbalingga, dia mengatakan bahwa PDIP akan mengikuti peraturan yang berlaku. Ia mengaku saat ini sedang menuju Semarang untuk berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Daerah PDIP Jateng.

Seperti diwartakan, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Purbalingga Tasdi terkait dengan proyek pembangunan yang ada di Purbalingga.

 "Proyek pembangunan yang saya dapat informasinya, secara lebih perinci tentu saya belum sampaikan, ya, proyek pembangunan apa? Pada tahun? Akan tetapi, indikasinya penerimaan uang itu bagian dari komitmen 'fee' yang sudah dibicarakan sebelumnya," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Senin, 4 Juni 2018.

Total saat ini yang diamankan, kata Febri, ada enam orang. Adapun perinciannya empat orang diamankan di Purbalingga, dua orang lainnya di Jakarta. Informasi yang dihimpun, dua orang yang diamankan di Jakarta berinisial NBB (swasta) dan HMD (swasta). OTT tersebut diduga berkaitan dengan proyek pembangunan Purbalingga Islamic Center pada tahun anggaran 2018.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More