Forgot Password Register

Trump Inisiasi Akhir Konflik Paletina-Israel, Presiden Mahmoud Abbas Menolak

Trump Inisiasi Akhir Konflik Paletina-Israel, Presiden Mahmoud Abbas Menolak Presiden Palestina Mahmoud Abbas. (Foto: Reuters/Mohamad Torokman)

Pantau.com - Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyatakan, rakyat Palestina menolak rencana perdamaian untuk mengakhiri konflik dengan Israel.

Trump sedang merumuskan rencana baru perdamaian bagi penyelesaian konflik Palestina-Israel setelah keputusannya mengenai Jerusalem dan instruksinya untuk memindahkan Kedutaan Besar AS di Israel dari Tel Aviv ke Jerusalem pada Mei.

"Jika Washington (Amerika Serikat) ingin menyediakan sesuatu, mereka harus menyatakan AS mendukung pilihan penyelesaian dua negara dan Jerusalem Timur adalah ibu kota jika Negara Palestina. Yang bertentangan dengan ini, kami takkan menerimanya," kata Abbas.

Baca juga: Putra Mahkota Arab Saudi: Palestina Datanglah Berunding atau Berhenti Mengeluh

Sejak pengumuman Trump itu, rakyat Palestina telah menuntut mekanisme banyak pihak internasional sebagai pilihan bagi monopoli AS sebagai penaja proses perdamaian tersebut dengan Israel, yang macet sejak 2014.

Abbas juga kembali menyampaikan penolakan bagi setiap proyek utnuk mendirikan Negara Palestina dengan perbatasan sementara, dan mengatakan itu adalah pembubaran masalah Palestina.

Baca juga: Derita Bocah Palestina, Kaki Diamputasi karena Ulah Penembak Jitu Israel

Ketua Parlemen Palestina Salim Zanoun memimpin upacara pembukaan pertemuan PNC itu pada Senin, dengan mengumandangkan lagu nasional Palestina dan memberi penghormatan kepada orang Palestina yang meninggal dalam konflik dengan Israel.

Zanoun menyerukan penyelenggaraan pemilihan umum untuk memilih presiden dan anggota baru Parlemen, dan pada saat yang sama mendesak HAMAS agar segera mengakhiri perpecahan internal Palestina, yang telah berlangsung selama 11 tahun.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More