Forgot Password Register

Headlines

Waduh! Jokowi Tantang Ibu-ibu Tebak Harga Sembako

Waduh! Jokowi Tantang Ibu-ibu Tebak Harga Sembako Presiden Joko Widodo (Foto: Instagram/Jokowi)

Pantau.com - Harga sembilan bahan pokok selalu menarik semua pihak, terutama para ibu-ibu. Jika sebelumnya, Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno yang kerap bercengkerama dengan para emak-emak pasar.

Kali ini, Presiden Joko Widodo justru menantang pengetahuan ibu-ibu untuk update harga kebutuhan pokok di pasar.

"Saya sering keluar masuk pasar, saya tanya langsung pedagang," kata Presiden Jokowi di depan peserta Kongres XX-2018 Wanita Katolik Republik Indonesia di kawasan Kemayoran Jakarta, Selasa (30/10/2018).

Baca juga: Siap-siap! Kereta Api Sleeper Ada Harga 'Merakyat'

Presiden yang kerap melontarkan pidato dengan tokoh-tokoh hollywood ini mengaku jika ia setiap hari membaca laporan mengenai perkembangan harga-harga kebutuhan pokok di pasar.

"Setiap pagi saya memantau harga, harga telur pagi ini berapa, beras berapa. Mungkin dengan ibu-ibu lebih tahu saya. Ibu-ibu kan enggak pernah ke pasar," kata Jokowi yang langsung dijawab ke pasar oleh ibu-ibu peserta kongres.

Menurut dia, mereka yang ke pasar akan tahu perkembangan harga dari waktu ke waktu.

"Jangan sampai nggak pernah ke pasar terus cerita mengenai harga beras," katanya. 

Dalam kesempatan itu Presiden mengatakan bahwa pemerintah berusaha mengendalikan harga kebutuhan pokok.

"Inflasi biasanya 8-9 persen, sekarang inflasi di bawah 3,5 persen, artinya harga itu terkendali," katanya.

Presiden Jokowi mengaku sering keluar masuk pasar mencari informasi langsung dari pedagang.

Baca juga: Booming Kaos Supreme? Coba Bedakan Mana yang KW dan Asli (Bagian II)

"Saya mendengarkan apa yang menjadi keluhan masyarakat, kalau kita bisa carikan solusi ya kita carikan. Tapi kalau yang sulit, misalnya barang impor, ya sulit, itu menyangkut pasar internasional," katanya.

Terkait harga kebutuhan pokok seperti cabai, Jokowi mengatakan harga harus diupayakan seimbang sehingga petani maupun pembeli tidak dirugikan. Ia pun mengaku tidak gampang menjaga keseimbangan harga yang membuat petani senang dan masyarakat konsumen juga senang.

"Saya ingin menjaga keseimbangan karena itu saya harus mencari informasi mengenai harga setiap pagi mana yang naik mana yang turun," katanya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More