Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Kementerian ESDM Pastikan Kesiapan Logistik Pertamina di Jateng, Hadapi Tantangan Impor dan Infrastruktur

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kementerian ESDM Pastikan Kesiapan Logistik Pertamina di Jateng, Hadapi Tantangan Impor dan Infrastruktur
Foto: (Sumber: Tenaga Ahli Menteri ESDM Satya Hangga Yudha Widya Putra (dua dari kiri) melakukan kunjungan kerja ke Pertamina Fuel Terminal (FT) Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (24/10/2025). ANTARA/Dokumentasi pribadi.)

Pantau - Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Satya Hangga Yudha Widya Putra memastikan kesiapan logistik PT Pertamina (Persero) dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat di wilayah Jawa Tengah.

Pernyataan ini disampaikan Hangga dalam keterangan resmi di Jakarta pada Sabtu, 25 Oktober 2025, usai melakukan kunjungan kerja ke Pertamina Fuel Terminal (FT) Boyolali sehari sebelumnya.

Menurut Hangga, ketahanan energi Indonesia saat ini menghadapi dua tantangan besar.

"Menjamin ketersediaan pasokan energi domestik di tengah tingginya ketergantungan pada impor, serta mengoptimalkan infrastruktur logistik yang kompleks," ujarnya.

Kunjungan Lapangan untuk Rumuskan Kebijakan Energi yang Responsif

Kunjungan ke Fuel Terminal Boyolali menjadi bagian dari strategi Kementerian ESDM dalam memastikan keandalan operasional Pertamina.

Hangga mengatakan bahwa langkah ini merupakan komitmen pemerintah dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Selain melakukan verifikasi langsung kesiapan pasokan, ia juga meninjau penerapan standar health, safety, security, and environment (HSSE) di fasilitas tersebut.

Data lapangan yang diperoleh, menurut Hangga, akan digunakan sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan energi yang lebih responsif, akurat, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Manajer Relations & Management Pertamina Patra Niaga, Sri Nur Hidayati, menyampaikan bahwa Pertamina terus bekerja keras sebagai entitas “Energi untuk Negeri”.

Sri menjelaskan bahwa pembenahan dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi hulu maupun hilir.

"Pertamina meningkatkan standar kualitas produk dari sisi hulu dan melakukan pengetatan rantai distribusi di sisi hilir," ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pertamina memiliki peran penting dalam menjalankan mandat untuk melayani wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

Penulis :
Ahmad Yusuf