
Pantau - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memberikan pelatihan dan pendampingan khusus kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Gorontalo yang tergabung dalam Komunitas Ekspor Gorontalo (KEG), dengan tujuan memperkuat kapasitas ekspor dan daya saing di pasar internasional.
Pelatihan Ekspor Diperkuat Melalui Ekosistem Xpora
Direktur Commercial Banking BNI, Muhammad Iqbal, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program BNI Xpora, yang dirancang untuk mendukung UMKM naik kelas melalui penguatan kompetensi ekspor.
"BNI terus memperkuat fokus pada pengembangan ekspor sebagai strategi utama mendorong UMKM naik kelas melalui pelatihan, pendampingan, dan dukungan pembiayaan berorientasi ekspor", ujar Iqbal.
Materi pelatihan mencakup market intelligence, strategi pemasaran global, pengenalan ekosistem Xpora, dan pemahaman regulasi ekspor.
Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan praktis seputar kesiapan produk sesuai standar internasional serta strategi penetrasi pasar berdasarkan karakteristik komoditas.
Iqbal juga menyoroti pentingnya kerja sama dengan Komunitas Ekspor Gorontalo karena komunitas ini telah aktif membina pelaku usaha di sektor ekspor, khususnya dalam peningkatan kualitas produk dan tata kelola usaha.
Beberapa anggota KEG bahkan berhasil lolos kurasi dan mengikuti pameran internasional di Tokyo pada 23–25 September 2025, yang menunjukkan potensi besar UMKM Gorontalo untuk bersaing di pasar global.
Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah dan Pembiayaan Ekspor
"Melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan, BNI menilai program ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya saing UMKM Gorontalo agar semakin produktif dan mampu memperluas pasar ke tingkat internasional", tambah Iqbal.
Inisiatif ini juga sejalan dengan komitmen BNI untuk:
Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah
Memperkuat kapasitas usaha
Memperluas akses pembiayaan
Mengembangkan jaringan pemasaran global
"Dengan ekosistem Xpora yang terus diperkuat, BNI berharap UMKM tidak hanya meningkatkan volume ekspor, tetapi juga mampu bertahan dan berkembang secara berkelanjutan di pasar global", pungkasnya.
- Penulis :
- Gerry Eka







