
Pantau - Timika, 20-04-2026 - Ekspor komoditas kepiting (karaka) asal Kabupaten Mimika, Papua Tengah ke pasar internasional menggeliat sepanjang awal tahun 2026. Tercatat 27 kegiatan ekspor kepiting dengan total volume mencapai 15.735 kilogram ke berbagai negara dan nilai devisa lebih dari Rp800 juta.Kepala Kantor Bea Cukai Timika, Yudi Amirullah menjelaskan, negara tujuan ekspor meliputi Malaysia dan Singapura, yang menunjukkan tingginya permintaan terhadap komoditas kepiting asal Mimika di pasar global. “Kami senantiasa mendukung ekspor ini melalui pendampingan kepada pelaku usaha, demi peningkatan ekspor daerah dan kontribusi terhadap devisa negara,” sambungnya.Secara rinci, ekspor ke Malaysia mencapai 9.192 kilogram dengan nilai devisa sebesar RM81.640 atau Rp350 juta. Sementara itu, ekspor ke Singapura tercatat sebanyak 6.543 kilogram dengan nilai devisa sebesar SGD35.955 atau sekitar Rp850 juta. Capaian ini mencerminkan daya saing komoditas lokal yang mampu menembus pasar internasional.Keberhasilan ekspor ini tidak lepas dari peran Bea Cukai Timika melalui program Customs Visit Customers (CVC). Dalam kegiatan ini, petugas melakukan kunjungan langsung ke pelaku usaha, di antaranya PT Harapan Nurdiana Jaya dan PT Hokky Laut Perkasa, guna memberikan asistensi terkait prosedur ekspor serta membantu mengidentifikasi kendala di lapangan.“Kami terus berupaya memberikan asistensi dan kemudahan bagi pelaku usaha agar mampu menembus pasar global. Ekspor tidak hanya meningkatkan devisa negara, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujar Yudi.Ke depan, Bea Cukai Timika berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Pendampingan berkelanjutan diharapkan mampu mendorong lebih banyak komoditas lokal Mimika untuk bersaing di pasar internasional serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
- Penulis :
- Aditya Yohan








