
Pantau - PT Pertamina Hulu Energi Offshore–South East Sumatra (PHE OSES) mengoptimalkan pemanfaatan gas suar dan menurunkan flaring untuk efisiensi energi serta penurunan emisi CO₂ sebagai langkah dekarbonisasi.
Inisiatif Flare Recovery di Tiga Wilayah Operasi
PHE OSES menegaskan bahwa “Ini (optimalisasi pemanfaatan gas suar) membuktikan bahwa dekarbonisasi bukan hanya komitmen kebijakan, tetapi bisa diwujudkan langsung dari tangan para engineer dan operator yang bekerja setiap hari di fasilitas produksi”, ungkapnya.
PHE OSES menyoroti dua inisiatif utama melalui program integrasi pemanfaatan gas suar flare recovery dan program efisiensi energi REnPII–ENERSYNC.
Program flare recovery diterapkan di tiga wilayah operasi yaitu Anjungan Widuri, Anjungan Rama, dan South Business Unit Pabelokan.
Di Anjungan Widuri, gas suar bertekanan rendah dikompresi lalu digunakan kembali sebagai fuel gas.
Di Anjungan Rama, gas suar dari Rama-P dialirkan ke Rama-H memakai kombinasi kompresor dan ejector.
Di Pabelokan, gas suar dialirkan ke sistem pembangkit listrik untuk menekan pembakaran gas suar dan mengurangi emisi CO₂.
Seluruh proses dijalankan tanpa menghentikan produksi dan membutuhkan koordinasi lintas fungsi serta adaptasi teknis pada fasilitas yang telah beroperasi puluhan tahun.
Efisiensi Energi dan Dampak Pengurangan Emisi
Program efisiensi energi REnPII–ENERSYNC meningkatkan performa pembangkit melalui optimalisasi konfigurasi, sinkronisasi, dan distribusi beban Gas Turbine Generator (GTG).
Program tersebut menghemat konsumsi fuel gas dan meningkatkan pasokan gas yang dijual ke PLN IP Cilegon.
Kedua inisiatif menghasilkan penurunan gas suar rutin hingga 70 persen, meningkatkan keandalan pembangkit listrik PHE OSES, dan menjaga pasokan gas bersih ke PLN IP Cilegon.
PHE OSES menyampaikan bahwa “Selain itu program ini juga berhasil menekan emisi karbon hingga 310.649 ton CO2e”, ungkapnya.
Manajer Power & Gas Pabelokan Island PHE OSES Rosihan Anwar menegaskan bahwa keberhasilan program didorong kesadaran bahwa gas suar yang sebelumnya tidak bernilai ternyata memiliki potensi energi besar.
Ia menambahkan, “Dengan integrasi sistem yang tepat, gas suar dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi sekaligus menurunkan emisi CO2. Meskipun adanya tantangan seperti cuaca ekstrem dan integrasi teknis dengan pembangkit lama, namun kendala tersebut dapat diselesaikan berkat kerja sama tim serta dukungan manajemen”, ujarnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan








