Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Wakil Ketua MPR Nilai Krisis Energi Jadi Momentum Benahi Subsidi BBM dan LPG

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Wakil Ketua MPR Nilai Krisis Energi Jadi Momentum Benahi Subsidi BBM dan LPG
Foto: (Sumber : Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno. ANTARA/HO-MPR/aa..)

Pantau - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menilai krisis energi global menjadi momentum penting untuk membenahi kebijakan subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG agar lebih tepat sasaran dan mengurangi beban APBN.

Dorongan Pembenahan Subsidi Energi

Eddy mengatakan, "Lonjakan harga minyak global akan berdampak pada meningkatnya beban subsidi energi dan mempersempit ruang fiskal negara. Karena itu, kita perlu bergegas untuk melakukan pembenahan subsidi energi agar tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan."

Ia menegaskan pembenahan subsidi energi merupakan prioritas yang tidak dapat ditunda serta perlu dirancang untuk jangka panjang.

Menurutnya, "Membenahi subsidi energi adalah jalan untuk memberikan keadilan bagi masyarakat yang paling membutuhkan dan meminimalisir segala potensi subsidi salah sasaran ketika subsidi justru diterima oleh mereka yang mampu."

Ia juga menyebut mayoritas pengguna BBM bersubsidi seperti Pertalite, solar, dan LPG saat ini berasal dari kalangan mampu.

Arah Kebijakan dan Energi Berkelanjutan

Eddy menilai penataan subsidi energi harus diarahkan untuk memperkuat ketahanan energi nasional secara menyeluruh.

"Menata kebijakan subsidi energi harus diarahkan untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Saya sampaikan dalam berbagai kesempatan bahwa ketahanan energi tidak hanya berbicara soal ketersediaan dan keandalan pasokan, tetapi juga tentang efektivitas negara mengelola sumber daya energi secara adil, efisien, dan berkelanjutan," kata dia.

Ia menambahkan pengalihan subsidi yang tidak tepat sasaran perlu diarahkan ke sektor produktif, termasuk pengembangan energi baru terbarukan.

"Subsidi energi harus menjadi instrumen yang tepat sasaran dan sangat bisa dialihkan untuk pengembangan energi terbarukan untuk menjamin keandalan energi nasional ke depannya. Ini sesuai dengan visi Presiden Prabowo untuk wujudkan ketahanan energi," tuturnya.

Penulis :
Aditya Yohan