Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Perubahan Jalur Mudik Imbas Tol Trans Jawa Tekan Penjualan Telur Asin Brebes

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Perubahan Jalur Mudik Imbas Tol Trans Jawa Tekan Penjualan Telur Asin Brebes
Foto: (Sumber: Pedagang menunggu pembeli di kios telur asin di Brebes, Jawa Tengah pada Jumat (20/3/2026). ANTARA/Farika Nur Khotimah.)

Pantau - Perubahan pola perjalanan pemudik akibat beroperasinya tol Trans Jawa berdampak pada penurunan penjualan telur asin di Brebes, Jawa Tengah.

Pedagang kecil mengalami penurunan pembeli karena berkurangnya kendaraan yang melintas di jalur Pantura.

Banyak pemudik kini lebih memilih jalur tol sehingga tidak singgah di pusat oleh-oleh tradisional.

Nanda mengatakan, “Dulu dari ujung sampai ujung jualan telur asin semua. Sekarang tinggal empat kios yang bertahan.”

Penurunan Penjualan dan Dampak bagi Pedagang Kecil

Kondisi pusat oleh-oleh kini jauh lebih sepi dibanding sebelum adanya jalan tol.

Nanda mengungkapkan, “Dulu habis Lebaran macet total, siang malam ramai. Sekarang mah tengah jalan bisa tidur, saking sepinya.”

Penjualan yang sebelumnya mencapai 2.000 hingga 3.000 butir per hari kini turun menjadi sekitar 100 butir.

Banyak pedagang kecil tidak mampu bertahan karena tidak balik modal.

Nanda menambahkan, “Kebanyakan yang ngontrak tidak kuat, paling tiga sampai empat bulan sudah tutup.”

Penelitian Universitas Diponegoro mencatat penjualan turun dari sekitar 9.000 menjadi 3.000 butir per hari.

Adaptasi Pelaku Usaha Besar di Tengah Perubahan

Di sisi lain, pelaku usaha besar mampu beradaptasi dan justru meningkatkan penjualan.

Dhani Bagus Purnama mengatakan, “Kalau hari biasa sekitar 5.000 butir per hari. Menjelang Lebaran bisa 10.000 sampai 15.000 butir.”

Pelaku usaha mulai mengembangkan produk olahan telur asin seperti saus dan makanan siap konsumsi.

Persiapan produksi dilakukan jauh hari untuk menjaga kualitas dan pelayanan.

Dhani mengungkapkan, “Persiapan kami lakukan dari awal, supaya kualitas tetap terjaga dan pelayanan maksimal.”

Untuk menjangkau pembeli, usaha besar membuka cabang di rest area tol dan memanfaatkan penjualan online.

Dhani menambahkan, “Selain di sini, kami juga buka di rest area dan online, jadi tetap bisa menjangkau pembeli.”

Perubahan infrastruktur ini mendorong pelaku usaha untuk beradaptasi dengan perilaku konsumen.

Dhani menyatakan, “Perubahan itu pasti ada. Tinggal bagaimana kita meresponsnya.”

Penulis :
Gerry Eka