HOME  ⁄  Ekonomi

Anggaran Motor BGN Disorot, Menkeu Tegaskan Bukan dari Tahun 2026

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Anggaran Motor BGN Disorot, Menkeu Tegaskan Bukan dari Tahun 2026
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan awak media saat ditemui usai menghadiri rapat bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin 6/4/2026

Pantau - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa anggaran pengadaan sepeda motor untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi tidak berasal dari tahun anggaran 2026, melainkan telah dialokasikan pada tahun 2025.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat ditemui sebelum taklimat di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu.

Ia menegaskan bahwa "Yang jelas tahun ini tidak ada, barusan saya cek lagi", ungkapnya.

Purbaya kembali menekankan bahwa "Itu anggaran tahun lalu, tahun ini tidak ada", ujarnya.

Terkait status sepeda motor yang sudah tersedia dan rencana distribusinya, ia menyarankan agar hal tersebut dikonfirmasi kepada Kepala Badan Gizi Nasional.

Ia menyampaikan bahwa "Tanya ke Pak Ketua BGN bagaimana statusnya", katanya.

Klarifikasi Badan Gizi Nasional

Sebelumnya, beredar video di media sosial yang memperlihatkan sepeda motor berlogo Badan Gizi Nasional yang memicu berbagai spekulasi di masyarakat.

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana kemudian memberikan klarifikasi resmi terkait hal tersebut.

Ia menjelaskan bahwa "Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional kepala SPPG, tetapi motor tersebut belum dibagikan", ungkapnya.

Sepeda motor yang telah tersedia masih harus melalui proses administrasi sebagai barang milik negara sebelum dapat digunakan.

Proses realisasi pengadaan dilakukan secara bertahap dan dimulai sejak Desember 2025.

Isu Jumlah Pengadaan Dibantah

Dadan juga membantah isu yang menyebut jumlah pengadaan sepeda motor mencapai 70 ribu unit.

Ia menyatakan bahwa "Informasi 70 ribu unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25 ribu unit yang dipesan di tahun 2025", tegasnya.

Konten yang beredar memperlihatkan motor listrik berlogo BGN masih dibungkus plastik, namun kebenaran detail informasi tersebut belum dapat dipastikan.

Masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi secara jelas.

Penulis :
Arian Mesa