
Pantau - Badan Gizi Nasional (BGN) meluncurkan aplikasi Reviu Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memungkinkan guru hingga kepala posyandu menilai kualitas makanan yang diterima para penerima manfaat program MBG.
Guru dan Posyandu Dilibatkan Awasi Kualitas MBG
Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya mengatakan aplikasi tersebut dikembangkan untuk meningkatkan pengawasan kualitas makanan melalui keterlibatan langsung penerima manfaat di lapangan.
“Aplikasi ini dikembangkan agar penerima manfaat ikut terlibat dalam pengawasan kualitas MBG. Dengan demikian Kepala SPPG dan seluruh mitra semakin serius menjaga kualitas makanan yang didistribusikan,” ungkap Sony di Jakarta, Senin.
Menurut Sony, keterlibatan guru dan kepala posyandu diharapkan mampu meningkatkan akurasi pengawasan sekaligus menjadi sistem deteksi dini jika ditemukan masalah dalam distribusi maupun kualitas makanan.
Pengguna aplikasi merupakan penanggung jawab kelompok penerima manfaat MBG, seperti guru yang ditunjuk sekolah dan kepala posyandu.
Saat makanan diterima, mereka dapat langsung memberikan penilaian melalui sejumlah indikator yang telah tersedia dalam sistem.
Indikator penilaian meliputi ketepatan waktu distribusi, aroma makanan, rasa makanan, hingga variasi menu yang disajikan.
Ribuan Laporan Masuk dari Berbagai Wilayah
Berdasarkan data dashboard Reviu Menu MBG per Sabtu 23 Mei 2026 pukul 21.31 WIB, tercatat sebanyak 1.707 laporan telah masuk dari berbagai daerah.
Sebanyak 1.705 laporan atau 99,88 persen menyatakan makanan layak dikonsumsi, sementara dua laporan menyebut makanan tidak layak konsumsi.
Data juga menunjukkan tingkat ketepatan waktu distribusi mencapai 97,95 persen dengan 1.672 laporan menyebut makanan diterima tepat waktu atau lebih awal.
Dalam aspek aroma makanan, sebanyak 1.702 laporan atau 99,71 persen menyatakan makanan layak.
Sementara pada aspek tampilan makanan, sebanyak 1.697 laporan atau 99,41 persen menilai kondisi makanan sesuai standar.
Untuk aspek rasa, sebanyak 1.688 laporan atau 98,89 persen menyebut makanan memiliki rasa normal dan dapat diterima dengan baik.
Sony menegaskan aplikasi tersebut menjadi bagian dari penguatan sistem pengawasan MBG agar kualitas program tetap terjaga dan kepercayaan masyarakat meningkat.
- Penulis :
- Aditya Yohan





