HOME  ⁄  Ekonomi

BPJPH dan LPS Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Kredibilitas Sistem Jaminan Produk Halal

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BPJPH dan LPS Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Kredibilitas Sistem Jaminan Produk Halal
Foto: (Sumber : Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menerima kunjungan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu di Kantor BPJPH, Jakarta Timur, Selasa (14/4/2026). (ANTARA/HO-BPJPH).)

Pantau - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menjalin kerja sama dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) guna memperkuat pengembangan ekosistem jaminan produk halal nasional melalui pemutakhiran laboratorium halal.

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menyatakan penguatan laboratorium menjadi kunci utama dalam memastikan kredibilitas sistem halal di Indonesia.

“Laboratorium adalah ruh dari jaminan produk halal. Kekuatan kita ditentukan oleh kemampuan pengujian dan pembuktian ilmiah. Kapasitas deteksi yang unggul akan menempatkan BPJPH pada posisi yang kredibel dan berkeadilan dalam mengambil keputusan,” ujarnya di Jakarta, Kamis (16/4).

Penguatan Laboratorium Jadi Fokus Utama

Menurut Haikal, keberadaan laboratorium yang mutakhir sangat penting untuk menyelesaikan perbedaan hasil uji atau keraguan terhadap status kehalalan suatu produk.

“Ketika ada perbedaan hasil, maka keputusan harus merujuk pada institusi yang memiliki kemampuan pengujian paling kuat dan terpercaya. Kita ingin memastikan kapasitas tersebut ada di BPJPH,” katanya.

Dalam kerja sama ini, BPJPH dan LPS membahas peningkatan kapasitas laboratorium, baik dari sisi teknologi maupun kualitas layanan, sebagai bagian dari penguatan sistem halal nasional.

Dukungan Lintas Lembaga untuk Standar Global

Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan jaminan produk halal agar setara dengan standar internasional.

“Kami mendukung pengembangan jaminan produk halal agar minimal setara dengan lembaga serupa di negara lain. Penguatan laboratorium menjadi bagian penting agar sistem ini semakin kredibel,” ujarnya.

Ia menambahkan LPS siap mengoordinasikan dukungan lintas lembaga untuk mempercepat penguatan infrastruktur halal nasional, termasuk pengembangan laboratorium BPJPH.

“Laboratorium BPJPH harus memiliki kualitas di atas yang lain. Ini bukan laboratorium biasa. Kualitas lab BPJPH harus di atas yang lain. Dan ini bukan lab ritel, ya, tapi untuk pengujian produk yang sudah diuji tapi perlu pengujian,” katanya.

Ke depan, sinergi kedua lembaga akan ditindaklanjuti melalui langkah konkret guna menghadirkan laboratorium halal yang modern, akurat, dan berstandar tinggi.

Penulis :
Aditya Yohan