
Pantau - PT Pertamina Gas (Pertagas) meraih tiga penghargaan Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) atas keberhasilan program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berdampak nyata bagi masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Program Lingkungan Berbasis Inovasi
Direktur Utama Pertagas Indra P Sembiring menyatakan penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjalankan program berkelanjutan.
"Penghargaan ini menegaskan konsistensi sekaligus komitmen kuat Pertagas dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan," ujarnya.
Ia menjelaskan capaian ini menunjukkan kinerja perusahaan yang tidak hanya patuh terhadap regulasi, tetapi juga melampaui standar melalui inovasi dan pemberdayaan masyarakat.
Program inovasi lingkungan dilakukan di berbagai wilayah operasi, seperti Eco Pori di Jawa Timur yang mengolah sampah plastik menjadi ecobrick, PISPA 2.0 di Kalimantan yang memanfaatkan limbah menjadi sarana irigasi, serta PESONA di Sumatera Selatan yang mengolah limbah ternak menjadi pestisida organik.
Pemberdayaan Masyarakat dan Dampak Ekonomi
Selain inovasi lingkungan, Pertagas juga memperkuat program pemberdayaan masyarakat melalui berbagai inisiatif ekonomi dan sosial.
"Penghargaan ini merupakan apresiasi atas program TJSL perusahaan yang dijalankan secara konsisten sehingga memberikan dampak nyata, baik dari sisi lingkungan maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Indra.
Program Karyadarsa di Kalimantan meningkatkan akses air bersih dan mengubah lahan kritis menjadi produktif, sementara Pusaka Artha di Sumatera Selatan mendorong ekonomi sirkular berbasis limbah ternak.
Di Jawa Timur, program Cita Sembada meningkatkan produktivitas pertanian hingga tiga kali panen per tahun serta memperkuat pengelolaan sampah dan pemberdayaan UMKM.
Secara keseluruhan, program Pertagas telah menjangkau lebih dari 11 ribu penerima manfaat dengan Indeks Kepuasan Masyarakat sebesar 3,49 dan nilai Social Return on Investment sebesar 1,49.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








