HOME  ⁄  Geopolitik

Jerman Siap Kirim Kekuatan Militer untuk Amankan Selat Hormuz Pasca Gencatan Senjata AS-Iran

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Jerman Siap Kirim Kekuatan Militer untuk Amankan Selat Hormuz Pasca Gencatan Senjata AS-Iran
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Unit-unit angkatan laut Iran dan Rusia melakukan simulasi penyelamatan kapal yang dibajak selama latihan gabungan di Pelabuhan Bandar Abbas, dekat Selat Hormuz, Hormozgan, Iran, Kamis (19/2/2026). (ANTARA/HO-Iranian Navy/Joint Military Exercise/pri.)

Pantau - Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan negaranya siap berkontribusi secara militer untuk mengamankan Selat Hormuz setelah tercapainya gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.

Dukungan Diplomasi dan Syarat Keterlibatan Militer

Merz menegaskan bahwa stabilitas kawasan hanya dapat dicapai melalui solusi diplomatik yang kuat dan berkelanjutan.

"Kami sepakat bahwa tidak akan ada perdamaian abadi di kawasan ini tanpa solusi diplomatik," ungkapnya.

Ia menekankan bahwa program nuklir militer Iran harus dihentikan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan global.

"Dalam konteks ini, harus jelas bahwa program nuklir militer Iran harus dihentikan. Iran tidak boleh memperoleh bom nuklir," katanya.

Terkait rencana pengamanan Selat Hormuz, Merz menyebut Jerman pada prinsipnya siap terlibat jika kondisi memungkinkan.

"Pada prinsipnya, kami siap untuk berpartisipasi dalam mengamankan jalur transit," ujarnya.

Menunggu Mandat Internasional dan Keputusan Parlemen

Merz menegaskan keterlibatan militer Jerman harus memenuhi syarat hukum internasional, termasuk mandat dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Ini membutuhkan penghentian permusuhan. Setidaknya, dibutuhkan gencatan senjata sementara," katanya.

Ia menambahkan keputusan akhir juga memerlukan persetujuan pemerintah serta parlemen Jerman sebelum pengerahan pasukan dilakukan.

"Kita masih jauh dari itu," tegasnya.

Rencana tersebut akan dibahas lebih lanjut dalam pertemuan di Paris yang melibatkan Prancis dan Inggris guna menentukan langkah bersama dalam menjaga keamanan jalur strategis tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Aditya Yohan