
Pantau - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendorong hilirisasi sumber daya alam menuju ekonomi industri bernilai tambah tinggi di Indonesia.
Dorong Transformasi dari Ekstraktif ke Industri Maju
Pernyataan itu disampaikan Brian saat membuka Seminar dan Konvensi Nasional Badan Keahlian Teknik Pertambangan Persatuan Insinyur Indonesia 2026 di Jakarta.
Ia menyebut Indonesia harus mampu mengubah kekayaan sumber daya alam menjadi kekuatan teknologi, inovasi, dan industri di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan transportasi listrik.
"Satu hal yang sangat mendasar tentang kekayaan sumber daya alam adalah bahwa kita harus dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia. Dari sisi sumber daya, Indonesia adalah pemain utamanya, tetapi kita perlu buktikan bahwa kita bisa mengembangkan sumber daya tersebut dengan ilmu pengetahuan," ungkapnya.
Brian juga mengingatkan risiko middle technology trap yang dapat menghambat negara beralih dari teknologi menengah ke teknologi tinggi.
Penguatan SDM dan Kolaborasi Jadi Kunci
Untuk menghindari ketergantungan teknologi asing, ia menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia yang mampu menciptakan dan mengembangkan inovasi berbasis potensi nasional.
"Saatnya bermimpi besar, kejar ketertinggalan kita menjadi negara maju. Kita harus tingkatkan lulusan yang berorientasi industri dan meningkatkan kolaborasi triple helix untuk memungkinkan lompatan kuat terjadi," ujarnya.
Ketua BK Teknik Pertambangan PII Rizal Kasli menambahkan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di bidang pertambangan agar lulusan dapat terserap di dunia kerja.
"Kita harus fokus pada kualitas pendidikan di bidang teknik pertambangan, untuk menyerap lebih banyak lagi lulusan mahasiswa tambang di lapangan kerja terkait. Yang belum memiliki izin praktik sebagai insinyur, kami dari BK sedang gencar sosialisasi terkait ini," ucap Rizal.
Pemerintah menegaskan komitmennya memperkuat pendidikan tinggi, riset, dan inovasi sebagai fondasi transformasi industri pertambangan yang berkelanjutan.
- Penulis :
- Aditya Yohan








