HOME  ⁄  Ekonomi

BNI Pastikan Dana Nasabah Aman, Kasus Aek Nabara di Luar Sistem

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

BNI Pastikan Dana Nasabah Aman, Kasus Aek Nabara di Luar Sistem
Foto: (Sumber: Tangkapan layar - Direktur Network and Retail Funding PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Rian Eriana Kaslan (kanan) dan Direktur Human Capital and Compliance BNI Munadi Herlambang (kiri) menyampaikan keterangan dalam konferensi pers virtual terkait kasus CU Paroki Aek Nabara di Jakarta, Minggu (19/4/2026). (ANTARA/Aria Ananda).)

Pantau - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memastikan dana nasabah tetap aman terkait kasus yang terjadi di Kantor Cabang Pembantu BNI Aek Nabara, Sumatera Utara, yang disebut berada di luar sistem resmi perbankan.

Direktur Network and Retail Funding BNI, Rian Eriana Kaslan, mengatakan, "Kami ingin memastikan kembali bahwa seluruh dana nasabah pada produk resmi tetap aman dan tidak terdampak sama sekali oleh peristiwa ini,".

Ia menegaskan seluruh transaksi resmi BNI dilakukan melalui sistem yang terdokumentasi dan termonitor.

Menurutnya, kasus tersebut merupakan tindakan oknum individu di luar sistem dan prosedur resmi, serta produk yang digunakan bukan produk resmi BNI dan tidak tercatat dalam sistem.

Direktur Human Capital and Compliance BNI, Munadi Herlambang, menjelaskan, "Transaksi ini tidak masuk sistem sehingga BNI secara korporasi tidak mengetahui ada transaksi ini dari nasabah,".

Kasus ini terungkap pada Februari 2026 melalui pengawasan internal BNI.

Tersangka dalam kasus tersebut adalah Andi Hakim yang diduga melakukan tindakan secara pribadi.

"Sampai dengan sekarang tidak ada yang diperiksa kecuali Andi Hakim, karena memang ini tindakan pribadi dari Andi Hakim," ujarnya.

BNI menyatakan telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk penyelesaian kasus tersebut.

Otoritas Jasa Keuangan menyebutkan total kerugian dalam kasus ini mencapai sekitar Rp28 miliar.

BNI telah mengembalikan dana nasabah sebesar Rp7 miliar.

OJK meminta agar penyelesaian kasus dilakukan secara cepat, transparan, dan bertanggung jawab.

Selain itu, BNI juga memperkuat sistem pengawasan internal serta meningkatkan edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat.

Masyarakat diimbau untuk memastikan setiap transaksi dilakukan melalui kanal resmi guna menghindari risiko serupa.

Penulis :
Gerry Eka