HOME  ⁄  Ekonomi

Perjalanan KA Siliwangi Dihentikan Sementara Akibat Jalur Terkikis di Cianjur

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Perjalanan KA Siliwangi Dihentikan Sementara Akibat Jalur Terkikis di Cianjur
Foto: (Sumber : Sejumlah penumpang tertahan di Stasiun Cianjur, Jawa Barat, karena KA Siliwangi relasi Cipatat-Sukabumi tidak dapat melintas dampak adanya gogosan jalur kereta di Jalan Cibeber-Lampegan. ANTARA/istimewa..)

Pantau - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menghentikan sementara perjalanan KA Siliwangi relasi Cipatat-Cianjur-Sukabumi akibat jalur rel mengalami gogosan atau terkikis di petak Cibeber–Lampegan, Kabupaten Cianjur.

Jalur Tidak Aman, Perjalanan Dibatalkan

Manajer Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan gangguan terjadi di Km 74+9/0 setelah tanah di bawah rel terkikis sehingga berpotensi membahayakan perjalanan kereta.

Ia mengungkapkan, "Keselamatan merupakan hal yang tidak dapat ditawar, jalur pada petak jalan Cibeber–Lampegan dinyatakan tidak dapat dilalui sementara waktu hingga proses perbaikan selesai dilakukan."

Akibat kondisi tersebut, sejak Minggu (19/4) malam perjalanan KA Siliwangi dibatalkan dan hanya beroperasi sampai Stasiun Cianjur.

Perjalanan KA Siliwangi relasi Sukabumi-Cianjur-Cipatat yang dijadwalkan berangkat Senin pukul 05.15 WIB juga turut dibatalkan.

Perbaikan Dikebut dan Tiket Bisa Dikembalikan

Kuswardojo menjelaskan gangguan pertama kali diketahui saat patroli rutin petugas pada Minggu sekitar pukul 19.55 WIB yang menemukan struktur rel tidak normal.

Tim tanggap darurat kemudian diterjunkan untuk memastikan kondisi jalur dan hasilnya dinyatakan tidak aman dilalui kereta.

Ia menambahkan, "Kami memahami bahwa pembatalan perjalanan ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengguna jasa."

Sebagai kompensasi, pelanggan dapat membatalkan tiket dan memperoleh pengembalian dana 100 persen di luar biaya pemesanan melalui aplikasi Access by KAI atau loket stasiun dalam waktu maksimal 7 x 24 jam.

KAI Daop 2 Bandung saat ini terus mempercepat perbaikan jalur agar operasional kereta api dapat segera kembali normal.

Penulis :
Ahmad Yusuf