
Pantau - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan pelatihan vokasi menjadi strategi utama pemerintah dalam mendukung pemulihan jangka menengah dan panjang pascabencana banjir bandang di Aceh dan Sumatera Utara.
Fokus Pemulihan dan Kemandirian Ekonomi
Yassierli menjelaskan Kementerian Ketenagakerjaan melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas menyiapkan program pelatihan berbasis kebutuhan masyarakat terdampak.
Ia mengatakan, "Selain itu, juga penguatan produktivitas agar masyarakat kembali mandiri secara ekonomi."
Menurutnya, pemulihan tidak hanya berhenti pada bantuan awal, tetapi harus berkelanjutan hingga masyarakat benar-benar pulih dan memiliki daya saing.
Ia menegaskan, "Bencana boleh meruntuhkan bangunan, tetapi tidak boleh meruntuhkan semangat. Kita jadikan musibah ini sebagai titik untuk bangkit lebih kuat dan lebih siap menghadapi masa depan."
Bantuan dan Program Pemulihan
Kemnaker menyalurkan bantuan melalui program Kemnaker Peduli senilai Rp32,25 miliar untuk mendukung pemulihan ekonomi di wilayah terdampak.
Program tersebut mencakup pelatihan vokasi bagi 4.516 orang di Sumatera Utara dan 2.438 orang di Aceh dengan total anggaran lebih dari Rp25 miliar.
Selain itu, terdapat program padat karya sebanyak 40 paket senilai Rp4 miliar untuk menciptakan lapangan kerja sementara.
Kemnaker juga menyalurkan program Tenaga Kerja Mandiri sebanyak 400 paket senilai Rp2 miliar untuk mendorong usaha kecil baru.
Tambahan bantuan meliputi santunan pekerja terdampak serta dukungan wirausaha berupa pelatihan dan modal usaha.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








