
Pantau - Rosan Perkasa Roeslani menyatakan proyek hilirisasi nasional berpotensi menyerap sekitar 600.000 tenaga kerja dalam program yang dijalankan pemerintah melalui Danantara.
Pernyataan tersebut disampaikan saat peluncuran 13 proyek hilirisasi tahap kedua oleh Presiden Prabowo Subianto di Cilacap, Jawa Tengah.
“Kalau kita lihat dari proyek-proyek yang kita jalankan ini, akan menciptakan lapangan pekerjaan mencapai kurang lebih 600.000 orang,” ungkapnya.
Program hilirisasi ini bertujuan meningkatkan nilai tambah aset negara melalui pembangunan industri di berbagai sektor strategis.
Proyek Tahap Kedua di 13 Lokasi Strategis
Tahap kedua proyek hilirisasi dilaksanakan di 13 lokasi strategis di Indonesia yang mencakup sektor energi, mineral, dan pertanian.
Di sektor energi, proyek meliputi pembangunan fasilitas kilang gasoline di Cilacap dan Dumai serta pengolahan batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) di Tanjung Enim.
Sektor industri mencakup manufaktur stainless steel, nikel, slab baja karbon, serta hilirisasi tembaga, emas, dan bijih besi.
Selain itu terdapat proyek produksi aspal dan pengembangan sektor pertanian melalui pengolahan minyak sawit menjadi produk oleofood dan biodiesel.
Hilirisasi juga dilakukan pada produk kelapa dan pala untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.
Kelanjutan Tahap Pertama dan Peran Danantara
Sebelumnya, tahap pertama proyek hilirisasi telah rampung pada awal Februari di 11 lokasi berbeda di Indonesia.
Proyek tahap pertama meliputi pembangunan smelter alumina di Kalimantan Barat, bioavtur di Jawa Tengah, bioetanol, serta pengolahan garam industri di Jawa Timur.
Selain itu, pemerintah juga membangun peternakan ayam terintegrasi di berbagai wilayah sebagai bagian dari penguatan sektor pangan.
Rosan menegaskan Danantara berperan sebagai katalisator dalam transformasi ekonomi nasional melalui optimalisasi aset negara.
“Karena mandat kami adalah menciptakan nilai tambah, mengoptimalkan aset, menciptakan efisiensi, dan tentunya sebagai investasi negara untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia,” kata Rosan.
- Penulis :
- Leon Weldrick





