HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Siapkan Master Plan Pemerataan Pusat Data hingga Indonesia Timur untuk Dorong Investasi Digital

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pemerintah Siapkan Master Plan Pemerataan Pusat Data hingga Indonesia Timur untuk Dorong Investasi Digital
Foto: Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi Wayan Toni Supriyanto di Jakarta, Rabu 29/4/2026 (sumber: ANTARA/Livia Kristianti)

Pantau - Kementerian Komunikasi dan Digital melalui Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital menyiapkan pemerataan pusat data hingga ke wilayah Timur Indonesia guna mengurangi ketimpangan pembangunan yang selama ini terpusat di wilayah Barat.

Pemerataan Pusat Data Nasional

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Wayan Toni Supriyanto menyampaikan pemerintah tengah menyusun master plan pusat data untuk mendorong pelaku industri swasta memperluas investasi ke berbagai daerah.

“Jadi kita lagi menyiapkan master plan untuk data center untuk pelaku industri private atau swasta. Kita akan mencoba mengupayakan bagaimana supaya bisa ada data center tidak hanya di daerah barat tapi juga di wilayah-wilayah timur,” kata Wayan.

Ia menegaskan pemerataan ini akan dikoordinasikan lintas kementerian dan lembaga guna memastikan kesiapan infrastruktur pendukung di berbagai wilayah.

Saat ini, sebaran pusat data masih terkonsentrasi di wilayah barat Indonesia dengan Jakarta sebagai lokasi utama karena didukung jaringan fiber optik yang kuat serta koneksi kabel bawah laut.

Selain Jakarta, Batam juga menjadi lokasi favorit karena kedekatannya dengan Singapura yang mempermudah konektivitas internasional.

Potensi Besar dan Koordinasi Lintas Sektor

Berdasarkan laporan Mordor Intelligence, industri pusat data Indonesia diproyeksikan mencapai 1,83 miliar dolar AS pada 2026 dan meningkat menjadi 3,48 miliar dolar AS pada 2031.

Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk pemerataan pusat data karena memiliki lebih dari 17 ribu pulau berdasarkan data Badan Informasi Geospasial.

“Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi hub data center di kawasan dan ini harus kita dorong menjadi lebih serius sebagai bagian dari positioning strategis nasional,” kata Wayan.

Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Denny Setiawan menyebut pemerintah telah berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral serta Perusahaan Listrik Negara untuk memastikan ketersediaan energi.

“Jadi kami juga berkoordinasi dengan teman-teman ESDM untuk mencari di mana lokasinya kalau bisa lebih ke wilayah timur. Jadi tidak Jakarta lagi, Surabaya lagi, siapa tahu bisa ke Merauke,” kata Denny.

Pemerintah juga mempertimbangkan wilayah timur seperti Merauke sebagai lokasi alternatif pusat data guna memperluas distribusi infrastruktur digital nasional.

Selain itu, pemerintah menilai perlu adanya peta jalan industri pusat data nasional untuk menjaga kedaulatan data sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas.

Koordinasi turut dilakukan dengan Kementerian Perindustrian terkait perizinan operasional pusat data di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem industri digital nasional.

Penulis :
Leon Weldrick