HOME  ⁄  Ekonomi

Ekosistem Burung Kicau Disebut Capai Rp2 Triliun, Dorong Ekonomi dan Pelestarian

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Ekosistem Burung Kicau Disebut Capai Rp2 Triliun, Dorong Ekonomi dan Pelestarian
Foto: (Sumber: Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso (kiri) bersama Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti (kanan) usia membuka Festival Lomba Burung Berkicau dan Kuliner UMKM di Jakarta, Minggu (3/5/2026). (ANTARA/AMuzdaffar Fauzan).)

Pantau - Budi Santoso mengungkapkan nilai ekonomi ekosistem burung kicau di Indonesia mencapai Rp1,7 triliun hingga Rp2 triliun, seiring maraknya lomba burung berkicau yang dinilai mendorong perputaran ekonomi dan pelestarian lingkungan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Festival Lomba Burung Berkicau dan Kuliner UMKM di Jakarta.

"Kalau lomba burung berkicau semakin banyak, maka dampaknya juga semakin besar. Kalau kita lihat nilai ekonomi dibalik kicau burung itu sekitar Rp1,7 sampai Rp2 triliun. Ekspor kita burung hias itu tahun lalu sekitar Rp12,5 miliar," ujarnya.

Ekosistem burung kicau mencakup berbagai sektor usaha dari hulu hingga hilir, mulai dari peternak burung, pelaku breeding, hingga industri pakan dan perlengkapan.

"Karena ini burung ternak, jadi peternaknya semakin banyak, breeding semakin banyak, kemudian pembuat sangkar burung semakin banyak, pabrik pakan semakin banyak, peternak jangkrik juga banyak, karena jangkrik salah satu makanan burung, kemudian juga tentu penjual, penjualnya akan semakin banyak," jelasnya.

Aktivitas lomba burung kicau dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal karena peningkatan jumlah lomba berdampak langsung pada perputaran ekonomi di masyarakat.

Selain aspek ekonomi, kegiatan ini juga disebut mendukung pelestarian lingkungan karena burung yang dilombakan merupakan hasil ternak, bukan tangkapan dari alam liar.

"Ingin memperkenalkan kepada kita semua, bagaimana kita mencintai lingkungan, bagaimana kita melestarikan burung-burung kicau, dan kita sama sekali yang dilombakan bukan burung liar, jadi burung ternak," katanya.

Pemerintah berkomitmen mendorong penyelenggaraan lomba burung berkicau secara lebih luas guna meningkatkan nilai ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Ekosistem burung kicau dinilai menjadi salah satu potensi ekonomi kreatif yang terus berkembang di Indonesia.

Penulis :
Gerry Eka