HOME  ⁄  Ekonomi

Pemprov Kepri Siapkan Bus Listrik Mulai 2027 untuk Transportasi Umum Ramah Lingkungan di Tanjungpinang

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pemprov Kepri Siapkan Bus Listrik Mulai 2027 untuk Transportasi Umum Ramah Lingkungan di Tanjungpinang
Foto: Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepri Junaidi. (sumber: ANTARA/Ogen)

Pantau - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Perhubungan akan mulai mengoperasikan bus listrik sebagai transportasi umum pada 2027 dengan tahap awal pengadaan dimulai pada 2026 untuk wilayah Tanjungpinang.

Program tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kepri Junaidi di Gedung Daerah, Tanjungpinang, sebagai bagian dari upaya modernisasi transportasi publik.

Ia mengungkapkan, "Insya Allah, secara bertahap di tahun depan kita mulai pengadaan bus listrik untuk wilayah Kota Tanjungpinang."

Uji Coba dan Kerja Sama

Pemprov Kepri telah menjajaki kerja sama dengan pihak swasta produsen bus listrik di Pulau Jawa guna merealisasikan program tersebut.

Junaidi bersama tim juga telah melakukan uji coba langsung bus listrik di Bandung untuk memastikan kesiapan operasional.

"Busnya sangat bagus. Kapasitas penumpang sekitar 15 orang. Cocok untuk diterapkan di Tanjungpinang, seperti mengangkut anak sekolah hingga karyawan," ungkapnya.

Harga satu unit bus listrik diperkirakan mencapai sekitar Rp400 juta termasuk biaya pengiriman ke wilayah Kepulauan Riau.

Pengadaan bus listrik ini akan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepri.

Dukungan Infrastruktur dan Efisiensi

Penggunaan bus listrik dinilai lebih hemat biaya operasional karena tidak menggunakan bahan bakar minyak melainkan energi listrik berbasis baterai.

Selain efisiensi, transportasi ini juga dianggap sebagai solusi ramah lingkungan karena bebas dari polusi udara.

Untuk mendukung operasional, Pemprov Kepri akan bekerja sama dengan PT PLN (Persero) dalam penyediaan infrastruktur.

Dukungan tersebut meliputi pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) serta penyambungan listrik untuk pool bus.

Saat ini PLN telah membangun beberapa SPKLU di Tanjungpinang termasuk di Pulau Penyengat yang juga digunakan untuk kendaraan listrik lain seperti becak motor listrik.

Di Pulau Jawa sendiri, bus listrik telah lebih dulu digunakan sebagai pengganti mikrolet atau minibus konvensional.

Penulis :
Arian Mesa