HOME  ⁄  Geopolitik

ADB Kucurkan Dana 70 Miliar Dolar AS untuk Integrasi Listrik dan Digital Asia Pasifik hingga 2035

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

ADB Kucurkan Dana 70 Miliar Dolar AS untuk Integrasi Listrik dan Digital Asia Pasifik hingga 2035
Foto: (Sumber: Foto yang diambil pada 16 September 2008 ini menunjukkan logo Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) di kantor pusatnya di Manila, ibu kota Filipina. (Xinhua).)

Pantau - Bank Pembangunan Asia (ADB) menyiapkan dana hingga 70 miliar dolar AS untuk membangun jaringan listrik terintegrasi dan infrastruktur digital di kawasan Asia-Pasifik hingga tahun 2035.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam pertemuan tahunan ke-59 ADB yang digelar di Samarkand, Uzbekistan, pada Minggu (3/5/2026).

Presiden ADB Masato Kanda meluncurkan dua inisiatif utama yakni Pan-Asia Power Grid Initiative dan Asia-Pacific Digital Highway sebagai bagian dari strategi penguatan konektivitas regional.

"Akses energi dan digital akan menentukan masa depan kawasan ini," kata Kanda.

Ia menambahkan, "menghubungkan jaringan listrik dan jaringan digital lintas perbatasan, kita dapat menurunkan biaya, memperluas peluang, dan menghadirkan pasokan listrik yang andal serta akses digital bagi ratusan juta orang."

Integrasi Listrik Lintas Negara

Melalui Pan-Asia Power Grid Initiative, ADB akan memobilisasi dana sebesar 50 miliar dolar AS untuk pembangunan infrastruktur listrik lintas batas.

Fokus utama mencakup pengembangan jalur transmisi, gardu induk, penyimpanan energi, serta digitalisasi sistem kelistrikan.

Inisiatif ini bertujuan menghubungkan sistem kelistrikan nasional dan subregional agar energi terbarukan dapat dialirkan antarnegara secara efisien.

Percepatan Infrastruktur Digital

Sementara itu, melalui Asia-Pacific Digital Highway, ADB menyiapkan 20 miliar dolar AS untuk pembangunan koridor digital dan infrastruktur data.

Program ini juga diarahkan untuk mendukung ekonomi berbasis artificial intelligence serta menutup kesenjangan akses digital di kawasan.

ADB menyebut langkah ini penting untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan di Asia-Pasifik.

Sebagai bank pembangunan multilateral yang berdiri sejak 1966, ADB kini memiliki 69 anggota dengan mayoritas berasal dari kawasan Asia dan Pasifik.

Penulis :
Ahmad Yusuf