
Pantau - Dody Hanggodo menyatakan optimistis pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Kota Lhokseumawe, Aceh akan selesai pada 20 Juni 2026 seiring progres pekerjaan yang melampaui target dan berjalan sesuai kontrol serta manajerial yang baik.
Progres Pembangunan
Kementerian Pekerjaan Umum mengapresiasi progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe yang telah mencapai 54,64 persen dari rencana 51,84 persen, dengan lahan seluas sekitar 8,4 hektare dan bangunan 26.376 meter persegi yang dikerjakan menggunakan APBN 2025–2026 sebesar Rp262,3 miliar oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Aceh bersama kontraktor PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Pernyataan Menteri PU dan Optimisme Pemerintah
Dody Hanggodo mengungkapkan, "Progresnya bagus, secara kontrol dan manajerial juga berjalan baik. Kita optimistis pekerjaan bisa selesai tepat waktu, 20 Juni 2026." dan Menteri Pekerjaan Umum menyampaikan, "Baja itu kan sekarang jadi konsep utama, jadi perlu diperhatikan. Tapi kalau di sini tadi katanya aman," serta menekankan pentingnya kelancaran logistik material baja di tengah percepatan pekerjaan di lapangan.
Percepatan Pekerjaan dan Dampak Program
Percepatan pembangunan dilakukan dengan metode kombinasi beton dan baja, sistem kerja dua shift, serta dukungan sekitar 705 tenaga kerja yang ditargetkan meningkat hingga 1.000 orang, sementara proyek ini tetap menghadapi tantangan cuaca dan distribusi material di beberapa wilayah Aceh, sebagai bagian dari program Sekolah Rakyat yang dirancang untuk pendidikan terpadu SD hingga SMA, lengkap dengan asrama dan fasilitas olahraga guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menekan kemiskinan ekstrem.
- Penulis :
- Arian Mesa





