
Pantau - Sensus Ekonomi 2026 dinilai menjadi instrumen strategis bagi Indonesia dalam menavigasi arah pembangunan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global, perubahan teknologi, hingga disrupsi ekonomi digital yang berkembang cepat.
Dalam telaah yang ditulis Nuri Taufiq, Sensus Ekonomi 2026 disebut bukan sekadar pendataan rutin setiap sepuluh tahun, melainkan fondasi penting untuk menyusun kebijakan berbasis data yang akurat dan relevan.
Data Dinilai Jadi Fondasi Kebijakan Ekonomi
Tulisan tersebut menyoroti kondisi global yang dipenuhi tantangan seperti perang dagang, fragmentasi rantai pasok, perlambatan ekonomi dunia, hingga perubahan pola konsumsi masyarakat akibat perkembangan teknologi digital.
Dalam situasi tersebut, negara dinilai tidak lagi dapat mengandalkan asumsi lama untuk merancang kebijakan ekonomi masa depan.
"Sensus ini adalah instrumen navigasi nasional untuk memastikan bahwa arah pembangunan ekonomi Indonesia benar-benar berpijak pada realitas terbaru," tulis Nuri Taufiq.
Ia menilai data kini menjadi elemen penting dalam ekonomi modern karena menentukan ketepatan diagnosis dan kebijakan pemerintah.
"Ketika masyarakat bersedia memberikan data yang benar dan lengkap, sesungguhnya kita sedang membantu negara menyusun peta ekonomi Indonesia yang lebih akurat dan relevan dengan tantangan masa depan," tulisnya.
Transformasi Ekonomi Bergerak Cepat
Telaah tersebut juga menyoroti transformasi ekonomi yang berlangsung sangat cepat dan belum sepenuhnya tertangkap instrumen statistik konvensional.
Dunia usaha disebut bergerak semakin fleksibel dan terdigitalisasi sehingga tantangan pembangunan tidak lagi hanya berfokus pada pertumbuhan produk domestik bruto atau PDB.
Ekonom Dani Rodrik dalam tulisan itu menyebut fenomena tersebut sebagai konsekuensi dari hyper-globalization ketika guncangan ekonomi global cepat memengaruhi negara lain.
Dampaknya terlihat dari pelaku UMKM yang kini harus bersaing di pasar digital dengan perubahan sangat cepat serta meningkatnya ketergantungan pekerja informal terhadap platform daring.
Tulisan itu juga menilai statistik bukan sekadar kumpulan angka, melainkan kompas pembangunan yang menentukan arah kebijakan ekonomi nasional.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





