HOME  ⁄  Ekonomi

Harga Cabai Rawit Tembus Rp74.150 per Kg, Telur Ayam Rp30.300 per Kg

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Harga Cabai Rawit Tembus Rp74.150 per Kg, Telur Ayam Rp30.300 per Kg
Foto: (Sumber : Ilustrasi - Cabai rawit merah, cabai merah keriting dan komoditas pangan lainnya yang dijual pedagang di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026). ANTARA/Harianto..)

Pantau - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp74.150 per kilogram pada perdagangan Selasa pukul 10.00 WIB.

Selain cabai rawit merah, harga telur ayam ras tercatat berada di level Rp30.300 per kilogram di tingkat pedagang eceran nasional.

Berdasarkan data PIHPS di Jakarta, harga bawang merah tercatat Rp49.050 per kilogram, sedangkan bawang putih berada di level Rp39.100 per kilogram.

Harga Beras dan Daging Masih Tinggi

PIHPS juga mencatat harga beras kualitas bawah I mencapai Rp14.750 per kilogram dan beras kualitas bawah II sebesar Rp14.550 per kilogram.

Untuk beras kualitas medium I dijual Rp16.200 per kilogram, sementara medium II berada di level Rp16.050 per kilogram.

Sedangkan beras kualitas super I tercatat Rp17.500 per kilogram dan kualitas super II mencapai Rp17.050 per kilogram.

Harga cabai merah besar berada di level Rp57.050 per kilogram, cabai merah keriting Rp56.200 per kilogram, serta cabai rawit hijau Rp54.700 per kilogram.

Komoditas protein hewani juga masih relatif tinggi dengan harga daging ayam ras segar Rp38.350 per kilogram.

Sementara itu, daging sapi kualitas I dijual Rp147.350 per kilogram dan daging sapi kualitas II mencapai Rp140.700 per kilogram.

Harga Minyak Goreng dan Gula Ikut Dipantau

Untuk komoditas gula, PIHPS mencatat gula pasir kualitas premium berada di level Rp20.700 per kilogram.

Sedangkan gula pasir lokal dijual Rp19.250 per kilogram.

Adapun minyak goreng curah tercatat Rp20.300 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I sebesar Rp23.900 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp23.600 per liter.

Penulis :
Aditya Yohan