HOME  ⁄  Ekonomi

Dasco dan OJK Sambangi Bursa Efek Indonesia untuk Cek Kondisi IHSG

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Dasco dan OJK Sambangi Bursa Efek Indonesia untuk Cek Kondisi IHSG
Foto: (Sumber : Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersaama Ketua Dewan Komisioner OJK Frederica Widyasari Dewi, dan CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani saat menyambangi Gedung IHSG di Jakarta, Selasa (19/5/2026). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi).)

Pantau - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pejabat pemerintah menyambangi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa, untuk mengecek kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tengah mengalami dinamika pasar.

Dasco datang bersama Ketua Dewan Komisioner OJK Frederica Widyasari Dewi dan CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dony Oskaria.

Rombongan DPR dan OJK Temui Pihak Bursa

Rombongan tiba di Gedung BEI kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) sekitar pukul 10.30 WIB.

Mereka kemudian langsung menuju lantai 6 untuk bertemu pihak Bursa Efek Indonesia.

Namun, Dasco dan para pejabat yang hadir belum memberikan keterangan terkait tujuan detail kunjungan tersebut.

Kunjungan dilakukan di tengah pelemahan IHSG yang dipengaruhi sikap pelaku pasar yang masih menunggu arah kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia.

IHSG Melemah di Tengah Tekanan Rupiah

IHSG pada perdagangan Selasa dibuka melemah 0,03 poin atau 0,00 persen ke posisi 6.599,21.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 0,60 poin atau 0,09 persen ke posisi 650,49.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim mengatakan IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran 6.400 hingga 6.700.

“Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran 6.400- 6.700,” ujar Ratna dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

Tekanan terhadap nilai tukar rupiah juga memunculkan perkiraan pasar bahwa Bank Indonesia berpotensi menaikkan BI-Rate dalam rapat kebijakan moneter pekan ini.

Penulis :
Ahmad Yusuf