HOME  ⁄  Ekonomi

Menhub Pastikan Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Segera Dibahas Imbas Geopolitik Global

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Menhub Pastikan Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Segera Dibahas Imbas Geopolitik Global
Foto: (Sumber : Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memberikan keterangan kepada awak media usai mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis (21/5/2026). ANTARA/Harianto.)

Pantau - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan pemerintah segera membahas penyesuaian tarif batas atas (TBA) tiket pesawat bersama maskapai penerbangan dan pemangku kepentingan menyusul dampak geopolitik global terhadap biaya operasional penerbangan.

"Selanjutnya kita akan bicara mengenai TBA-nya (tiket pesawat) ya," kata Dudy usai rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis.

Pemerintah saat ini memprioritaskan formulasi penyesuaian fuel surcharge sebagai respons atas kenaikan harga avtur akibat konflik global.

Pemerintah dan Maskapai Bahas Kenaikan Biaya Operasional

Dudy menjelaskan pembahasan penyesuaian fuel surcharge telah dilakukan bersama maskapai penerbangan dan dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar industri penerbangan mampu beradaptasi dengan lonjakan biaya bahan bakar.

"Kita sebenarnya sudah bahas itu. Maksudnya untuk jangka pendek dengan airlines sudah sepakat bahwa untuk fuel surcharge ini yang dirasakan yang paling mereka butuhkan supaya mereka bisa beradaptasi dengan kenaikan harga avtur," ungkapnya.

Menurut Dudy, pembahasan tarif batas atas nantinya akan melibatkan Kementerian Perhubungan, maskapai penerbangan, Kementerian Koordinator Infrastruktur dan pihak terkait lainnya.

Ia juga memastikan terdapat peluang kenaikan tarif batas atas tiket pesawat ke depan.

"Oh iya pasti, pasti. Bukan turun TBA-nya, tapi naik TBA-nya," ujar Dudy.

AHY Minta Penyesuaian Tiket Tidak Memberatkan Masyarakat

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono sebelumnya menegaskan penyesuaian tarif tiket pesawat akan dilakukan secara terukur.

"Memang tidak selalu mudah untuk menghadapi dinamika dunia seperti ini, tetapi mudah-mudahan ada perbaikan situasi dan sekaligus juga harga tiket pesawat tidak terlalu memberatkan masyarakat," kata AHY.

AHY menyebut konflik dan ketegangan di Timur Tengah berdampak langsung terhadap kenaikan harga energi dunia yang kemudian mempengaruhi operasional sektor penerbangan nasional.

Pemerintah juga mempertimbangkan potensi kenaikan mobilitas masyarakat menjelang musim libur sekolah dan Idul Adha 1447 Hijriah.

Selain itu, pemerintah terus berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk mencari solusi terbaik menghadapi tekanan biaya operasional akibat lonjakan harga energi global.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Ahmad Yusuf