HOME  ⁄  Ekonomi

BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Sektor Pertanian Jadi Penopang Utama Swasembada Pangan Nasional 2026

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Sektor Pertanian Jadi Penopang Utama Swasembada Pangan Nasional 2026
Foto: Ilustrasi - Petani memilah cabai saat panen. (sumber: BRI)

Pantau - Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp65,95 triliun pada periode Januari hingga April 2026 yang menjangkau sekitar 1,3 juta debitur di seluruh Indonesia.

Penyaluran KUR dan Cakupan Debitur

Penyaluran KUR BRI dilakukan dalam periode empat bulan pertama tahun 2026 dengan fokus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro di berbagai daerah Indonesia.

Fokus Sektor Produksi dan Ketahanan Pangan

Sebagian besar penyaluran KUR BRI diarahkan ke sektor produksi seperti pertanian, perikanan, dan industri pengolahan dengan porsi mencapai 66,47 persen dari total pembiayaan.

Sektor pertanian tercatat menjadi kontributor terbesar dengan penyaluran mencapai Rp27,95 triliun atau 42,38 persen dari total KUR yang juga menjangkau sekitar 558 ribu petani dan 23 ribu nelayan.

Dampak Ekonomi dan Peningkatan Skala Usaha

BRI mencatat sebanyak 307 ribu debitur atau sekitar 31,96 persen berhasil naik kelas dari total target 962 ribu debitur melalui akses pembiayaan KUR pada periode tersebut.

Akses rumah tangga terhadap fasilitas KUR BRI juga meningkat secara konsisten dengan capaian sekitar 19 dari setiap 100 rumah tangga pada 2026 dibandingkan 18 pada 2025 dan 17 pada 2024.

Penyaluran KUR dilakukan dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian melalui transparansi dan akuntabilitas karena dana yang digunakan berasal dari masyarakat sehingga kualitas kredit harus dijaga.

Kredit Usaha Rakyat disebut sebagai instrumen pembiayaan untuk mendukung usaha mikro, meningkatkan produktivitas usaha, serta mendorong penciptaan lapangan kerja dan penguatan ketahanan pangan nasional.

Penulis :
Shila Glorya