
Pantau - Kementerian Pertanian menegaskan komitmen memperkuat pengawasan dan stabilisasi harga ayam hidup guna melindungi peternak rakyat dari tekanan harga di bawah harga acuan pemerintah yang masih terjadi di sejumlah daerah.
Harga Ayam di Bawah Acuan Tekan Peternak
Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Wirata menyampaikan bahwa stabilisasi dilakukan karena harga ayam hidup di beberapa wilayah masih berada di bawah harga acuan sebesar Rp19.500 per kilogram.
Di Jawa Tengah, harga ayam hidup dilaporkan hanya sekitar Rp15.000 per kilogram, kondisi yang dinilai memberatkan peternak mandiri atau skala kecil.
Ia mengungkapkan, "Stabilisasi harga dilakukan untuk menjaga keseimbangan industri perunggasan dan melindungi usaha peternak rakyat," ungkapnya.
Kementan menilai penurunan harga berpotensi membuat peternak kecil mengalami kebangkrutan, sementara peternak besar dinilai lebih mampu bertahan karena dukungan modal lebih kuat.
Langkah Pengendalian dan Komitmen Industri
Kementan menggelar rapat koordinasi bersama Asosiasi Rumah Potong Unggas Indonesia dan pelaku rumah potong hewan unggas untuk memperkuat komitmen menjaga stabilitas harga.
Pemerintah mengimbau pelaku usaha tidak membeli ayam di bawah harga acuan serta menjaga keseimbangan pasar melalui kesepakatan bersama.
Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Ditjen PKH Kementan Hary Suhada menegaskan seluruh rekomendasi usaha perunggasan ditunda sementara hingga harga kembali sesuai ketentuan.
Ditjen PKH juga menunda sementara rekomendasi usaha tertentu sebagai langkah pengendalian agar harga tidak terus tertekan di bawah acuan pemerintah.
Respons Pelaku Usaha dan Stabilitas Pasar
Ketua Asosiasi Rumah Potong Unggas Indonesia Sigit Pambudi menyatakan pihaknya tetap berupaya menyerap produksi peternak untuk menjaga keseimbangan pasar.
Ia mengungkapkan, "Rumah potong unggas tetap melakukan pemotongan meski pada hari libur untuk membantu penyerapan ayam hidup," ungkapnya.
Asosiasi menegaskan tidak ada upaya sengaja untuk menekan harga ayam di tingkat peternak.
Pelaku industri menyebut kondisi pasar dipengaruhi penurunan permintaan dan tingginya pasokan ayam hidup.
Kementan menegaskan stabilitas harga ayam hidup penting untuk menjaga keberlanjutan usaha peternak rakyat sekaligus memastikan industri perunggasan nasional tetap tumbuh sehat dan berdaya saing.
- Penulis :
- Arian Mesa





