
Pantau - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat akan melibatkan 5.210 petugas atau mitra pendataan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung di 10 kabupaten dan kota selama dua bulan hingga Agustus 2026.
Kepala BPS NTB Wahyudin mengatakan para petugas akan melakukan pendataan langsung kepada rumah tangga dan pelaku usaha di wilayah kerja masing-masing guna memastikan seluruh aktivitas ekonomi masyarakat tercatat secara lengkap dan akurat.
Menurutnya, mitra pendataan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menghasilkan data ekonomi yang berkualitas.
“Data yang berkualitas berawal dari pendataan yang berkualitas. Karena itu, kami membutuhkan mitra yang kompeten, berintegritas, dan siap bekerja di lapangan,” ungkapnya.
Wahyudin menegaskan kualitas data sangat bergantung pada kualitas proses pendataan yang dilakukan di lapangan.
Karena itu, BPS membutuhkan petugas yang memahami wilayah tugasnya serta mampu bekerja secara profesional selama pelaksanaan sensus.
Sensus Ekonomi 2026 menjadi salah satu kegiatan statistik nasional yang bertujuan memotret kondisi dan aktivitas ekonomi masyarakat secara menyeluruh.
Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar perumusan kebijakan pembangunan ekonomi baik di tingkat daerah maupun nasional.
Keakuratan hasil sensus sangat ditentukan oleh kualitas kerja petugas yang berinteraksi langsung dengan masyarakat dan pelaku usaha.
Selain menyiapkan petugas untuk Sensus Ekonomi 2026, BPS NTB juga tengah melakukan rekrutmen mitra tambahan guna memperkuat sumber daya statistik.
BPS menegaskan tidak semua peserta yang lulus dalam rekrutmen tambahan akan otomatis ditugaskan pada pelaksanaan sensus ekonomi.
Kebutuhan petugas untuk Sensus Ekonomi 2026 telah ditetapkan sebanyak 5.210 orang.
Rekrutmen tambahan dilakukan untuk membangun basis calon mitra statistik yang dapat digunakan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan berbagai kegiatan BPS.
“BPS secara rutin melaksanakan berbagai kegiatan statistik. Karena itu, kebutuhan mitra tidak hanya untuk sensus ekonomi 2026,” kata Wahyudin.
“Mitra yang memenuhi kualifikasi dapat dipertimbangkan untuk mendukung kegiatan statistik lainnya sesuai kebutuhan di lapangan,” tambahnya.
BPS secara rutin melaksanakan berbagai kegiatan pengumpulan data sehingga keberadaan mitra statistik yang kompeten dinilai penting untuk mendukung penyediaan data yang akurat dan berkualitas bagi kebutuhan pembangunan.
- Penulis :
- Gerry Eka





