
Pantau - PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 mencatat tambahan potensi produksi minyak sebesar 4.834,8 barel minyak per hari (barrel oil per day/BOPD) dari dua sumur pengembangan di wilayah kerja Prabumulih Field, Sumatera Selatan, yakni Sumur TLJ-261 dan GNK-113.
General Manager Pertamina EP Zona 4 Djudjuwanto mengatakan capaian tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga ketahanan energi nasional melalui optimalisasi potensi lapangan migas yang sudah ada.
"Tantangan natural decline direspons dengan akurasi teknik pengeboran dan kerja cerdas di lapangan. Kami mengoptimalkan potensi lapangan eksisting," katanya.
Sumur TLJ-261 Hasilkan Potensi Produksi Lebih dari 3.100 BOPD
Djudjuwanto menjelaskan pengembangan kedua sumur dilakukan melalui strategi infill drilling dan step out/interfield guna meningkatkan produksi sekaligus membuka peluang penambahan cadangan migas baru.
Sumur TLJ-261 yang berada di antara Struktur Talang Jimar Tengah dan Struktur Prabumulih Barat mulai dibor pada 20 April 2026 dan menyelesaikan komplesi pada 27 Mei 2026.
Hasil initial flow test menunjukkan sumur tersebut memiliki potensi produksi sebesar 3.176,8 BOPD serta gas sebesar 1,5 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dalam kondisi open flow.
Meski demikian, sumur tersebut akan dioperasikan menggunakan bukaan choke 9 milimeter sehingga menghasilkan produksi reguler sekitar 707 BOPD guna menjaga keberlanjutan produksi jangka panjang.
Keberhasilan pengeboran TLJ-261 juga membuka peluang pengembangan lanjutan di area kompartemen Talang Jimar Barat.
Sumur GNK-113 Perkuat Potensi Pengembangan Lapangan
Sementara itu, Sumur GNK-113 yang berada di Struktur Gunung Kemala sektor III mencatat potensi produksi minyak sebesar 1.658 BOPD dan gas 1,453 MMSCFD berdasarkan hasil initial flow test pada 31 Mei 2026.
Pengeboran GNK-113 merupakan bagian dari program pengembangan lanjutan di area Gunung Kemala melalui metode infill drilling.
Keberhasilan sumur tersebut dinilai membuka peluang pengembangan lapangan pada kompartemen sektor III bagian utara dan area step out di sisi timur.
Sr. Manager SSDP PEP Zona 4 Reza Nur Ardianto mengatakan keberhasilan kedua sumur semakin memperkuat keyakinan perusahaan terhadap potensi pengembangan lanjutan di wilayah tersebut.
"Capaian pada Sumur TLJ-261 dan GNK-113 semakin memperkuat keyakinan kami terhadap potensi pengembangan lanjutan di area Talang Jimar maupun Gunung Kemala. Pada 2027 mendatang, PEP Zona 4 berencana melanjutkan pengeboran sumur dengan metode step out/interfield maupun infill sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan potensi reservoir di wilayah tersebut," ujarnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





