
Pantau - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memimpin delegasi Indonesia dalam Konferensi Perburuhan Internasional (International Labour Conference/ILC) ke-114 yang diselenggarakan Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO) di Jenewa, Swiss.
Indonesia Bawa Isu Ketenagakerjaan Nasional
Dalam forum tahunan tersebut, Indonesia membawa berbagai isu ketenagakerjaan nasional di tengah perubahan dunia kerja global yang terus berkembang.
“Indonesia hadir untuk membawa suara ketenagakerjaan nasional. Perubahan dunia kerja harus kita kelola agar pekerja tetap terlindungi, kesempatan kerja semakin terbuka, dunia usaha tetap berjalan, dan investasi tetap terjaga,” ujar Yassierli.
Menurutnya, kehadiran Indonesia dalam ILC ke-114 merupakan bagian dari upaya memperkuat perlindungan pekerja, menjaga keberlangsungan usaha, dan memastikan penciptaan lapangan kerja tetap berjalan.
Yassierli menilai forum tersebut penting karena membahas berbagai isu yang berkaitan langsung dengan masa depan dunia kerja, mulai dari perlindungan pekerja, kesempatan kerja, hak pekerja perempuan, pekerja platform digital, hingga keberlangsungan usaha.
Dialog Sosial Jadi Kunci Hadapi Tantangan Global
ILC ke-114 tahun 2026 mengusung tema “Navigating Change Through Inclusive Social Dialogue”.
Tema tersebut menekankan pentingnya dialog sosial yang inklusif, representatif, dan berorientasi pada hasil agar perubahan dunia kerja dapat dikelola secara adil dan berkelanjutan.
“Dalam situasi global yang penuh tantangan, dialog sosial menjadi kunci. Pekerja, pengusaha, dan pemerintah harus terus membangun komunikasi yang konstruktif agar hubungan industrial tetap kondusif dan keberlangsungan usaha tetap terjaga,” kata Yassierli.
Indonesia juga akan memberikan perhatian pada sejumlah isu strategis, seperti perlindungan hak pekerja platform digital, kesetaraan gender di tempat kerja, penguatan dialog sosial dan tripartit, serta dukungan terhadap penguatan partisipasi Palestina dalam forum ILO.
Menaker Sampaikan Pernyataan Nasional
Kepala Biro Kerja Sama Kementerian Ketenagakerjaan M. Arif Hidayat mengatakan Menaker akan menyampaikan Pernyataan Nasional (National Statement) dalam Sidang Pleno ILC ke-114.
Selain itu, Menaker juga dijadwalkan menghadiri Asia Pacific Group (ASPAG) Labour Ministers’ Meeting.
Dalam rangkaian agenda tersebut, Indonesia akan menyerahkan instrumen asli ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Sektor Penangkapan Ikan kepada Direktur Jenderal ILO.
Langkah itu menjadi bentuk komitmen Indonesia dalam memperkuat perlindungan pekerja, termasuk pekerja di sektor perikanan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





