HOME  ⁄  Ekonomi

Harga TBS Sawit Petani Swadaya di Riau Naik Signifikan hingga Rp3.674,93 per Kilogram

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Harga TBS Sawit Petani Swadaya di Riau Naik Signifikan hingga Rp3.674,93 per Kilogram
Foto: (Sumber : Ilustrasi TBS Kelapa sawit di Sumatera Barat. ANTARA/Iggoy el Fitra.)

Pantau - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani swadaya di Provinsi Riau naik signifikan sebesar Rp403,01 per kilogram atau 12,32 persen menjadi Rp3.674,93 per kilogram untuk periode 10-16 Juni 2026.

Kenaikan Dipicu Lonjakan Harga CPO

Pelaksana tugas Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau Vera Virgianti menjelaskan kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok umur tanaman 9 tahun.

“Kenaikan harga TBS kali ini terutama dipicu melonjaknya harga CPO (crude palm oil/minyak sawit mentah), meski harga kernel mengalami sedikit penurunan,” ungkap Vera.

Ia menambahkan harga CPO naik Rp2.013,01 per kilogram menjadi Rp15.000,00 per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya, sedangkan harga kernel turun Rp12,35 per kilogram menjadi Rp13.360,00 per kilogram.

Harga Petani Plasma Justru Turun

Berbeda dengan petani swadaya, harga pembelian TBS petani mitra plasma untuk periode yang sama turun Rp64,09 per kilogram atau 1,67 persen menjadi Rp3.768,52 per kilogram.

Vera mengatakan harga penjualan CPO pekan ini mengalami penurunan sebesar Rp229,96 per kilogram menjadi Rp15.000,00 per kilogram, sementara harga kernel untuk TBS petani plasma turun Rp342,05 menjadi Rp13.360,00 per kilogram.

Ia juga mengungkapkan seluruh perusahaan yang bermitra dengan Dinas Perkebunan Provinsi Riau menyetujui penetapan harga tersebut dan pemerintah telah meminta dinas kabupaten serta kota meningkatkan pengawasan terhadap pabrik yang membeli di bawah harga acuan.

“Memang harga Disbun ini berlaku untuk yang bermitra saja jadi kualitas TBS-nya juga harus sesuai dengan perjanjian kemitraannya,” ujarnya.

Penulis :
Aditya Yohan