HOME  ⁄  Ekonomi

China Tunjukkan Pemanfaatan AI untuk Industri Maritim dan Logistik, Indonesia Dinilai Dapat Memetik Pelajaran

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

China Tunjukkan Pemanfaatan AI untuk Industri Maritim dan Logistik, Indonesia Dinilai Dapat Memetik Pelajaran
Foto: (Sumber : Pameran Industri Pelayaran Internasional Tianjin atau Tianjin International Shipping Industry Expo (TISIE) yang keempat di Tianjin, China utara..)

Pantau - China menunjukkan pemanfaatan artificial intelligence (AI) sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi industri dan logistik, termasuk di sektor maritim, yang dinilai dapat menjadi pelajaran bagi negara berkembang seperti Indonesia.

AI Dimanfaatkan untuk Menjawab Tantangan Industri

Pembahasan mengenai AI di China disebut telah bergerak dari sekadar pengenalan teknologi menuju penerapan nyata untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi industri dan masyarakat.

Gambaran tersebut terlihat dalam Pameran Industri Pelayaran Internasional Tianjin atau Tianjin International Shipping Industry Expo (TISIE) keempat di Tianjin, China utara, yang berlangsung pada awal Juni 2026 dengan mengangkat tema pelayaran global dan masa depan yang dibuka oleh AI.

Dalam pameran itu ditampilkan berbagai inovasi di bidang pelayaran hijau, peralatan maritim, dan layanan logistik sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi di tengah kompleksitas perdagangan global.

Kepala Informasi Institut Pelayaran Internasional Shanghai, Xu Kai, menjelaskan bahwa China telah membangun jaringan terminal kontainer otomatis terbesar di dunia dengan berbagai terobosan teknologi.

“China telah membangun jaringan terminal kontainer otomatis terbesar di dunia,” ungkap Xu Kai.

Ia juga menyoroti pentingnya kemampuan sistem berbasis AI untuk beradaptasi terhadap perubahan kondisi secara real time agar operasional tetap berjalan optimal.

Indonesia Dinilai Dapat Mengadopsi Pendekatan Serupa

Pemanfaatan AI dinilai tidak hanya bertujuan menghadirkan teknologi canggih, tetapi juga membantu manusia memahami kompleksitas operasional dan mengambil keputusan yang lebih baik.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia menghadapi tantangan serupa dalam meningkatkan efisiensi pelabuhan dan logistik untuk memperkuat daya saing ekonomi.

Penerapan AI dalam mempercepat pergerakan barang, menekan biaya logistik, dan meningkatkan akurasi pengambilan keputusan disebut berpotensi memberikan manfaat bagi pelaku usaha besar maupun usaha mikro, kecil, dan menengah yang bergantung pada kelancaran distribusi.

Penulis :
Ahmad Yusuf